Ini Identitas dan Kronologi 4 Brimob Tertembak KKB Teroris di Papua

Antara, · Selasa 24 Agustus 2021 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 337 2460180 ini-identitas-dan-kronologi-4-brimob-tertembak-kkb-teroris-di-papua-lEFycWvmeY.jpg foto: ist

JAKARTA -  Sebanyak empat orang anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi terluka dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) teroris di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua.

(Baca juga: 4 Polisi Tertembak saat Evakuasi Karyawan Pasca-Serangan KKB di Papua)

Keempat personel yang terluka terdiri dari dua perwira , satu bintara dan satu tamtama. Keempatnya adalah AKP I Putu Edi Wirawan terkena rekoset (peluru yang memantul setelah ditembakkan) di leher, Iptu Arif Rahman terkena di helm, Bripka Irwan alami rekoset di kaki kanan dan Bharatu Nimrot terkena rekoset di tangan kanan.

(Baca juga: Cerita Menegangkan Letkol Ludwig Bayu saat Landing Malam di Bandara Afghanistan)

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal, Selasa di Jayapura mengaku, personel Brimob yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi itu baku tembak dengan KKB Senin (23/8), di beberapa kawasan.

Sementara dari laporan yang diterima awalnya saat tiba di TKP pembunuhan dua pekerja jembatan di sungai Brazza, rombongan anggota Brimob ditembaki saat berada di pertigaan jalan Trans Papua ruas jalan Dekai, Kab. Yahukimo-Tanah Merah, Kab. Boven Digul.

"Personel Satgas Nemangkawi sempat ke camp perusahaan di sungai Yegi, namun tidak ditemukan karyawan, ujar Kamal seraya menambahkan saat berada di sekitar sungai Bele rombongan kembali ditembaki.

Selain ditembaki, KKB Papua juga melakukan penutupan jalan dengan membentangkan (tebangan) pepohonan di tengah jalan hingga menghambat perjalanan.

Sebanyak 20 karyawan PT. Indo Papua diamankan dari rumah warga, dan kini berada di Dekai. Sementara jenazah dua karyawan PT Indo Mulia Baru, Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamuji ( Didik), Senin (23/8) telah dievakuasi ke Timika dan Surabaya untuk dimakamkan.

Pembunuhan dan pembakaran kedua karyawan terjadi Minggu (22/8), diduga dilakukan KKB pimpinan Tenius Gwijangge.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini