Muhammadiyah Imbau Warga Tak Berlebihan Sikapi Kemenangan Taliban

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 23 Agustus 2021 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 337 2459543 muhammadiyah-imbau-warga-tak-berlebihan-sikapi-kemenangan-taliban-d5JVHhdNvE.jpg Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti (Foto: iNews)

JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau warga persyarikatan untuk tidak bereaksi terlalu berlebihan menyikapi kemenangan Taliban di Afghanistan. Untuk mengetahui perkembangan informasi pergolakan politik di sana, juga diimbau agar memantau sumber informasi resmi yakni dari pemerintah Indonesia.

"Kepada warga Persyarikatan Muhamamdiyah, kami kira tidak perlu bereaksi terlalu berlebihan, sebaiknya kita wait and see saja melihat apa yang terjadi, dan juga senantiasa mengikuti perkembangan informasi yang resmi dari pemerintah Indonesia," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti sebagaimana dilihat dalam kanal YouTube TvMu Channel, Senin (23/8/2021).

Baca Juga:  Kerumunan di Gerbang Bandara Kabul Tewaskan 7 Orang, Taliban Salahkan AS

Mu'ti mengatakan, di media sosial banyak beredar informasi yang diragukan kebenarannya mengenai kekuasaan Taliban di Afghanistan. Karena itulah, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah itu mengajak warga Muhammadiyah untuk senantiasa mendapatkan informasi dari sumber-sumber yang resmi seraya mendoakan agar situasi politik dan keamanan di Afghanistan segera membaik.

"Karena banyak sekali berita beredar terutama di medsos yaitu berita-berita yang sebagian itu saya secara personal meragukan kebenarannya. Lebih baik kita fokus ke dalam negeri kita sambil kita mendoakan supaya situasi Afghanistan segera membaik. Siapa pun yang memimpin negara itu dan tentu kita berharap apa yang terjadi di Afghanistan tidak menimbulkan persoalan yang lebih parah lagi di negara itu maupun di negara yang lainnya," jelasnya.

 Baca Juga:  OKI Janji Akan Dorong Perdamaian di Afghanistan

Mu'ti melihat kemenangan Taliban di Afghanistan seolah-olah ikut di-euforia-kan oleh sebagian masyarakat di Tanah Air. Namun di sisi lain, ada juga sebagian masyarakat yang menyikapi dinamika politik di Afghanistan dengan jenaka.

"Tapi ada juga yang menyikapinya secara jenaka, misalnya dengan mengirimkan meme begitu yang sekarang sedang tren ini gambar Afgan penyanyi dan tali ban maksudnya tali (ban) karet itu dan kemudian Kabul itu nama pelawak Srimulat pada zamannya (Tessy)," seloroh Mu'ti.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini