Cerita Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Tekan Lonjakan Covid di Kudus dan Bangkalan

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 20 Agustus 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 20 337 2458537 cerita-jokowi-perintahkan-panglima-tni-dan-kapolri-tekan-lonjakan-covid-di-kudus-dan-bangkalan-CwJLlY7FUy.jpg Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto:Dok Okezone)

JAKARTA  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbagi cerita tentang penanganan kasus Covid-19 kepada Forkopimda se-Jawa Timur.

Ia mengungkapkan pemerintah bekerja keras untuk menahan laju penularan yang begitu cepat akibat varian delta yang lebih infeksius.

"Sampai di Mei 18, itu 3.500 per hari. Tetapi begitu muncul di Kudus begitu muncul di Bangkalan saat itu di luar dugaan kita, karena dari deteksi yang kita lihat itu di Jakarta, Indramayu dan di Medan, munculnya di tempat lain. Karena memang barang ini nggak kelihatan," ucapnya sebagaimana dilihat dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/8/2021).

Menurut Jokowi, lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah daerah telah menyebabkan kenaikan tajam angka penularan virus corona hingga mencapai 56.000.

Baca Juga: Jokowi Ungkap 2 Kemungkinan Penyebab Tingginya Kematian Covid-19 di Jatim

Kepala Negara mengungkapkan, dirinya mendapatkan masukkan dari timnya bahwa laju penularan yang begitu cepat ini harus benar-benar segera dihentikan. Jika tidak, maka di Agustus angka kasus akan berada di 80.000 dan September bisa mencapai 160.000 atau berada di atas India.

"Hingga saat itu saya sampaikan kepada Panglima TNI dan Kapolri, tidak ada pekerjaan lain yang ada menghentikan ini, jangan sampai melompat ke 80.000 melompat ke 160.000. Sekali lagi hati-hati mengenai ini," jelasnya.

Belajar dari kasus itu, Jokowi ingin Forkopimda Jawa Timur bekerja keras untuk mengendalikan kasus Covid-19.

"Sehingga saya harapkan di Jawa Timur karena penduduknya juga sangat besar semua bertanggung jawab di wilayahnya masing-masing, kemudian pangdam, kapolda saya juga minta gerakan semua kapolres gerakan dandim, danrem agar menyelesaikan terutama yang berkaitan dengan Isoter (Isolasi terpusat)," pungkasnya.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini