Share

Jokowi Ungkap 2 Kemungkinan Penyebab Tingginya Kematian Covid-19 di Jatim

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 20 Agustus 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 20 337 2458527 jokowi-ungkap-2-kemungkinan-penyebab-tingginya-kematian-covid-19-di-jatim-GZPax5Lmiq.jpg Presiden Jokowi (Foto : BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dalam kunjungan kerjanya tersebut Presiden Jokowi sempat memberikan pengarahan kepada forkopimda seluruh Provinsi Jatim. Di mana pada kesempatan itu Jokowi menyoroti tingginya angka kematian Covid-19 di Provinsi Jatim.

“Kemudian juga yang berkaitan dengan angka kematian. Hati-hati di Jawa Timur tinggi sekali 7,1%. Ini tinggi sekali,” katanya dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (20/8/2021).

Jokowi menduga ada dua penyebab yang membuat tingginya angka kematian di Jatim. Pertama adalah keterlambatan penderita covid-19 masuk ke isolasi terpusat (isoter) maupun ke rumah sakit.

“Penyebabnya menurut saya kemungkinan yang isoman tidak segera masuk ke isoter. Sehingga selalu dibawa ke rumah sakit sudah pada posisi terlambat. Saturasinya sudah turun baru dibawa ke rumah sakit, terlambat. Yang banyak di situ,” ujarnya.

Kemudian yang kedua adalah penyakit bawaan penderita yang memperparah dampak Covid-19.

“Yang kedua komorbitnya. Dua ini menurut saya kenapa tinggi,” tuturnya.

Baca Juga : Jokowi: Jangan Sampai Varian Baru Covid Datang Lalu Meledak!

Jokowi menekankan pentingnya isoter untuk menekan penyebaran covid-19 dan angka kematian.

“Sehingga sekali lagi isolasi terpusat itu betul-betul menjadi kunci baik untuk penyebaran juga untuk menekan angka kematian. Saat dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah berat, ini hati-hati,” pungkasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini