Tepis Isu Pemilu Diundur, Anggota Komisi II: Tetap 2024!

Indra Purnomo, MNC Portal · Kamis 19 Agustus 2021 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 337 2458109 tepis-isu-pemilu-diundur-anggota-komisi-ii-tetap-2024-C5mOswGPCy.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus membenarkan pernyataan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni pelaksanaan Pemilu tetap dilaksanakan pada tahun 2024.

Guspardi mengatakan, tidak ada pergeseran waktu pelaksanaan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi 2027.

Menurut Guspardi, KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu, harus taat dan patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam hal ini Pasal 167 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 dan Pasal 201 ayat (8) UU Nomor 10 Tahun 2016 yang pada prinsipnya mengatur bahwa pemilu dan pemilihan serentak nasional dilaksanakan pada tahun 2024," kata Guspardi dalam keterangannya, Rabu (18/8/2021).

Guspardi meminta KPU membuat dua opsi skenario terkait pemilu dan pilkada yang akan digelar pada 2024. Kedua skenario itu, yakni pemilu dalam situasi pandemi Covid-19 dan pemilu dalam situasi normal.

Menurutnya, itu diperlukan sebagai antisipasi berbagai risiko, apabila pandemi belum berakhir. "Karena pada pilkada 2020 lalu digelar di tengah pandemi. Kita belum bisa memprediksi kapan pandemi Covid-19 selesai," ujarnya.

Baca Juga : Di Dalam Lapas Ryan Jombang Punya Rp10 Juta, Duit dari Mana?

Guspardi menjelaskan, bahwa dua skenario tersebut nantinya berdampak pada penambahan anggaran pemilu. Pada pilkada 2020, lanjut Guspardi, DPR sudah memfasilitasi dan meminta Kementerian Keuangan untuk menambah anggaran. Begitu pula untuk pemilu dan pilkada serentak pada 2024.

"Apabila pandemi tak kunjung usai, akan ada penambahan anggaran, seperti untuk penerapan protokol kesehatan," tutur Guspardi.

Anggota Baleg DPR RI ini mengatakan KPU tengah menyusun regulasi terkait tahapan pelaksanaan pemilu dan pilkada. KPU mewacanakan usulan pemilu presiden dan legislatif digelar pada 21 Februari 2024 dan pilkada pada 27 November 2024.

Sementara itu, DPR terbuka dengan usulan KPU. Namun, dia mengingatkan agar jangan sampai ada tahapan yang berhimpitan antara pilkada dan pemilu. Termasuk pelaksanaannya diatur sedemikian rupa, sehingga tidak berbarengan dengan hari besar dan juga memperhatikan faktor alam seperti musim hujan dan lain sebagainya. Dan usulan tanggal pelaksanaan oleh KPU juga belum difinalisasi.

"Jadi Jadwal pelaksanaannya belum diputuskan. Kita mencari waktu yang tepat. Setelah masa reses ini selesai Komisi II akan membicarakan dan membahasnya bersama penyelenggaraan pemilu dan Kemendagri. Baru berlaku menjadi keputusan setelah dibicarakan dan disahkan oleh DPR dan pemerintah," pungkas Guspardi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini