Gelar Paripurna Bahas RUU APBN, Ketua DPR Minta Fraksi Beri Masukan Komperhensif

Felldy Utama, iNews · Kamis 19 Agustus 2021 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 337 2457682 gelar-paripurna-bahas-ruu-apbn-ketua-dpr-minta-fraksi-beri-masukan-komperhensif-uiJ5f59l3E.jpg Sidang paripurna DPR.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - DPR RI akan menggelar sidang paripurna dalam masa persidangan I Tahun 2021-2022, Kamis (19/8/2021) siang ini. Forum tertinggi di parlemen itu, diagendakan akan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang APBN.

Dalam agenda paripurna nanti, Ketua DPR RI Puan Maharani, meminta fraksi-fraksi memberikan masukan dan pandangan yang komprehensif terkait hal tersebut.

“Agar APBN 2022 bisa digunakan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat, untuk penyelamatan rakyat dari pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Puan di Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Pada 2022, pemerintah merencanakan kebijakan fiskal yang ekspansif guna mendukung percepatan pemulihan sosial-ekonomi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan kebijakan fiskal juga akan bersifat konsolidatif untuk menyehatkan APBN dengan penguatan reformasi struktural.

Baca Juga: Rapat Paripurna, Puan Maharani Akan Sampaikan Laporan Kinerja DPR

“DPR harus memberi dukungan terhadap peningkatan sektor kesehatan yang diupayakan pemerintah, sekaligus mengawal kebijakan penanganan pandemi dengan melakukan pengawasan-pengawasan di seluruh lini,” ujarnya.

Mantan Menko PMK ini mengingatkan kembali APBN 2022 harus responsif, fleksibel, dan adaptif, karena kondisi ketidakpastian masih sangat tinggi akibat pandemi Covid-19.

“Kunci kebangkitan ekonomi adalah pemulihan kesehatan. Maka DPR berkewajiban melakukan pengawasan yang optimal, baik itu pada legislasi, anggaran serta pengawalan yang presisi terhadap kebijakan pemerintah, dengan mempertimbangkan kondisi yang masih serba belum pasti akibat pandemi,” tutur dia melanjutkan.

Selain pandangan fraksi-fraksi mengenai RUU APBN 2022, rapat paripurna DPR RI hari ini juga beragendakan pertanggungjawaban APBN 2020. Rapat paripurna akan digelar gabungan virtual dan fisik, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini