Share

Ketika Prabowo Cerita Keluarganya Pernah Berseberangan dengan Bung Karno

Felldy Utama, iNews · Senin 16 Agustus 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 337 2456505 ketika-prabowo-cerita-keluarganya-pernah-berseberangan-dengan-bung-karno-ZHCjvktqBc.jpg Prabowo Subianto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menceritakan kisah keluarganya yang pernah berseberangan dengan proklamator Indonesia, Soekarno atau akrab disapa Bung Karno.

Hal itu diceritakan Prabowo dalam pidato kebangsaan di acara CSIS yang digelar secara virtual, Senin (16/8/2021). Dalam kesempatan itu, ia sempat menunjuk sebuah lukisan yang berada di ruang kerjanya.

"Kalau bapak-bapak perhatikan, di belakang saya adalah lukisan Bung Karno. Padahal, banyak yang tahu bahwa sebenarnya keluarga saya, orangtua saya dulu bersebrangan dengan Bung Karno," kata Prabowo.

Baca Juga:  Cerita Prabowo Tawarkan Presiden Jokowi Anggaran Kemenhan untuk Tangani Covid-19

Meski keluarganya, dalam hal ini ayahnya Soemitro Djojohadikoesoemo dahulu berbeda pandangan secara politik dengan Bung Karno, tapi secara hakiki Presiden pertama Indonesia itu adalah sosok pemersatu bangsa dan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

"Tetapi orangtua saya, Pak Soemitro selalu mengajarkan kepada saya, walaupun berseberangan secara politik, tetapi secara hakiki Bung Karno adalah pemersatu bangsa, Bung Karno adalah yang membawa kita kepada kemerdekaan," ujarnya.

Menteri Pertahanan ini menilai, Bung Karno adalah pendiri bangsa yang berhasil mempersatukan suku, bahasa, daerah, budaya, berbagai agama besar menjadi harmoni dalam satu bingkai yang disebut negara Indonesia.

"Kecemerlangan selanjutnya adalah generasi tersebut (era Bung Karno dkk) tidak memilih bahasa mayoritas sebagai bahasa kebangsaan," tutur dia.

Baca Juga:  Survei IPO: Erick Thohir Dilirik Calon Pemilih di 2024

Di banyak negara, kata dia, persoalan bahasa justru masih menjadi sebuah masalah yang serius dan tiada henti konflik berkecamuk hingga kini.

"Bahkan, di Eropa saja sebentar lagi mungkin negara kerajaan seperti Belgia akan pecah karena tidak sepakat bahasa kebangsaan mereka apakah pakai bahasa Prancis atau bahasa Belanda," pungkasnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini