HUT Ke-18, MK Telah Selesaikan 3.243 Perkara sejak Berdiri

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 13 Agustus 2021 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 337 2455019 hut-ke-18-mk-telah-selesaikan-3-243-perkara-sejak-berdiri-C86sggeeFN.jpg HUT Ke-18 MK. (tangkapan layar)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK), Guntur Hamzah mengungkapkan, hingga hari ini pihaknya telah menyelesaikan hingga memutus perkara konstitusi sebanyak lebih dari tiga ribu perkara sejak berdiri pada 2003.

Hal tersebut disampaikan Guntur dalam acara tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Mahkamah Konstitusi.

"Sejak MK berdiri 18 tahun lalu hingga hari ini sudah tercatat MK sudah menyelesaikan perkara konstitusi dan memutus sejumlah tidak kurang dari 3.243 perkara atau putusan," ujar Guntur dalam acara tersebut yang disiarkan secara daring, Jumat (13/8/2021).

Guntur menjelaskan, dari 3.243 putusan MK dalam kaitannya dengan pengujian undang-undang ada 1.412 perkara atau putusan telah diputus MK. Hal itu ekuivalen dengan 44% dari keseluruhan perkara yang diputus MK.

"Sebanyak 27 perkara atau equivalen dengan 1% perkara terkait sengketa kewenangan lembaga negara

Sebanyak 67 equivalen dengan 21% perkara terkait dengan perselisihan hasil pemilihan umum," jelas Guntur.

"Juga sebanyak 1.128 atau equivalen dengan 35% penanganan perkara Pilkada," katanya.

Guntur mengungkapkan, MK telah menggelontorkan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 2.970.600.000.

Baca Juga : Tolak Permohonan Denny Indrayana, MK Perintahkan KPU Tetapkan Pemenang Pilgub Kalsel

"Realisasi dari komitmen anggaran tersebut sebesar Rp 1.988.974.000 antara lain untuk pengadaan obat-obatan, serta vitamin penambah stamina, alat tes antigen, masker biaya tes PCR, dan hal-hal lain untuk menjaga kesehatan," ucap Guntur.

Tidak hanya itu, lanjut Guntur, saat MK di jajaran kepaniteraan dan sekertaris jenderal telah diterapkan health monitoring secara online yang wajib diisi oleh pegawai saat mengisi presepsi setiap hari dalam hal melaksanakan tugas setiap hari di MK.

"Health monitoring ini dipandang efektif untuk memantau dan mengetahui kondisi harian kesehatan pegawai MK berkaitan dengan Covid-19 sekaligus juga untuk mempersiapkan langkah-langkah dan tindakan medis sekiranya diperlukan," katanya.

Selain itu, meski pandemi covid-19 masih berlangsung, MK memastikan pelaporan hingga persidangan tidak ada hambatan dan berjalan dengan baik.

"Seluruh layanan penyelesaian perkara termasuk persidangan telah dan tetap berjalan dengan baik," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini