Jangan Khawatir, Kemensos Jamin Warga Belum Punya NIK Tetap Divaksin

Widya Michella, MNC Media · Rabu 11 Agustus 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 337 2454221 jangan-khawatir-kemensos-jamin-warga-belum-punya-nik-tetap-divaksin-5u9LKh0icU.jpg Luhur Budijarso. (Foto: Widya M)

JAKARTA - Indonesia saat ini tengah mempercepat program vaksinasi guna menurunkan penyebaran Covid-19 dengan target 208 juta jiwa. Namun kendala di lapangan, banyak warga Indonesia yang belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK).

Staf Khusus Menteri (SKM) Bidang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Luhur Budijarso Lulu mengatakan terus mengawal pendataan bagi masyarakat yang belum memiliki NIK di Indonesia. 

"Besok kami akan webinar dengan dinsos-dinsos seluruh Indonesia untuk memastikan warga yang tidak memiliki NIK tetap tervaksin,"jelas Luhur saat konferensi pers pembukaan Sentra Vaksinasi IPSM Nasional, Rabu (11/08/2021).

Luhur menyebut sampai saat ini ada 2.800 masyarakat rentan di Jabodetabek dengan beragam masalah yang tidak memiliki NIK.

Baca juga: Polda Metro : 1.022.053 Orang Ikuti Vaksinasi Merdeka

"Kami masih terus mendata termasuk yang ada di balai-balai kami, kalau di Jabodetabek ada 2.800 orang dengan beragam masalah kalau vaksin ini kan harus pake NIK. Kami coba bantu mereka dengan cara pendataan kependudukannya dulu," ujarnya.

Ia menambahkan, Kemensos telah bekerja sama dengan Dukcapil untuk masalah data kependudukannya dan terus menjangkau masyarakat rentan.

"Hasilnya alhamdulillah sudah lumayan sebagian besar sudah teredukasi karena sebagian masyarakat masih ada yang takut di vaksin," jelasnya.

Terkait data kependudukan untuk yang sama sekali tidak memiliki NIK, Kemensos telah berkoordinasi dengan Dukcapil untuk mencari solusi. Kemungkinan akan divaksin terlebih dahulu lalu dilakukan pencatatan secara manual, khususnya masyarakat adat di Indonesia.

"Betul apalagi itu, masyarakat terpencil, masyarakat adat. kalau kita lihat data Dukcapil masih ada 3-4 juta warga yang masih belum memiliki NIK itu jadi sasaran utama,"jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini