Share

Nakes Vaksin Kosong Tersangka, Jubir Kemenkes Membela: Murni Khilaf, Tak Ada Kesengajaan

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 11 Agustus 2021 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 337 2454208 nakes-vaksin-kosong-tersangka-jubir-kemenkes-membela-murni-khilaf-tak-ada-kesengajaan-I8z82meKjr.jpg Nakes jadi tersangka karena suntikkan vaksin kosong. (Foto: Yohannes T)

JAKARTA - Seorang tenaga kesehatan (nakes) berinisial EO diduga menyuntikkan vaksin kosong ke warga berinisial BLP. Peristiwa itu terjadi saat vaksinasi massal di sekolah IPK di Penjaringan, Jakarta Utara, pada 6 Agustus 2021. Kini nakes tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi membela nakes tersebut. Menurut dia, peristiwa penyuntikkan vaksin kosong tersebut murni bentuk kekhilafan dan tak ada motif kesengajaan.

"Ini kan kekhilafan ya dan pasti tidak ada motif kesengajaan karena begitu disadari langsung dijelaskan dan diberikan suntikan," ujar Siti saat dikonfirmasi MNC, Rabu (11/8/2021).

Menurut Siti, nakes juga manusia biasa yang memiliki keterbatasan karena besarnya beban tugas mereka di masa pandemi. Karena itu, ia meminta masyarakat melihat hal positif yang jauh lebih banyak diberikan nakes pada masa-masa sulit seperti sekarang.

"Prinsipnya ini murni kesalahan sebagai manusiawi, kami berharap masyarakat juga melihat hal-hal positif yang jauh lebih banyak sudah diberikan oleh nakes di masa pandemi seperti ini," jelas Siti.

Baca juga: Menangis Sesenggukan, Nakes Vaksin Kosong Mengaku Kelelahan Suntik 599 Orang Sehari

Sebagai informasi, nakes berinisial EO telah ditetapkan menjadi tersangka usai diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang warga. Ia mengaku lalai dan meminta maaf.

"Hari itu saya vaksin 599 orang, saya minta maaf," ujar EO di lobi Mapolres Jakarta Utara, Selasa 10 Agustus 2021.

Follow Berita Okezone di Google News

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini