Terungkap! Ini Alasan Nama Harun Masiku Tak Dipublikasi di Situs Interpol

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 10 Agustus 2021 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 337 2453710 terungkap-ini-alasan-nama-harun-masiku-tak-dipublikasi-di-situs-interpol-7ZkYxfFcVT.jpeg Harun Masiku. (Foto: Dok KPU)

JAKARTA - Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri memastikan bahwa buronan tersangka suap Harun Masiku telah masuk ke dalam situs Interpol, setelah terbitnya Red Notice. Namun, penyidik gabungan KPK-Polri memutuskan untuk tak mempublikasi nama Harun Masiku.  

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri Brigjen Amur Chandra Juli Buana mengungkapkan sejumlah alasan nama Harun Masiku tidak di-publish di situs Interpol. Salah satunya adalah guna melakukan percepatan status Harun Masiku sebagai buronan internasional. 

"Apabila kami contohnya minta di-publish, nanti Interpol Lyon begitu tahu kami di-publish, mereka akan bertanya kembali kepada kami. Kenapa ini minta di-publish, apakah ini sangat perkara yang sangat besar dan memerlukan penanganan yang segera, banyak nanti yang akan tik-toknya, akan pertanyaan yang berulang kembali dari Interpol Lyon. Sedangkan kami yang inginkan adalah percepatan," kata Amur dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021).

Kemudian alasan selanjutnya, kata Amur adalah untuk menjaga kerahasiaan agar tak dimanfaatkan oleh sejumlah pihak yang tak bertanggung jawab. 

"Kemudian yang kedua kami inginkan adalah kerahasiaan, kalau masyarakat umum melihat itu kami khawatirnya juga ada sesuatu hal yang bisa dibikin-bikin. Bisa mengambil dari website itu, kemudian bisa memanfaatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi kita pilih tidak di-publish dan itu sudah masuk dalam server-nya atau komunikasinya i-247 itu 194 negara," ujar Amur.

Sekadar informasi, Harun Masiku merupakan mantan Caleg asal PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR. 

Baca juga: Polri Pastikan Harun Masiku Masuk Daftar Interpol, Hanya Tak Dipublish

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan; mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina; serta pihak swasta, Saeful (SAE). 

Harun lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Ia berhasil melarikan diri. Ia kemudian ditetapkan sebagai buronan KPK pada Januari 2020. Harun juga telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri. Kendati demikian, hingga kini belum diketahui keberadaan Harun Masiku. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini