Kerajaan Majapahit Selamat dari Perang Paregreg, tapi Ini yang Menghancurkannya

Tim Okezone, Okezone · Selasa 10 Agustus 2021 07:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 337 2453339 kerajaan-majapahit-selamat-dari-perang-paregreg-tapi-ini-yang-menghancurkannya-gQ3iqb3QrK.jpg Candi Arimbi, salah satu peninggalan Majapahit. (Dok Okezone)

KERAJAAN Majapahit tidak berjalan mulus dan bisa berjaya begitu saja. Tentu saja, banyak gejolak yang bergemuruh di dalam kerajaan tersebut.

Peristiwa besar yang hampir meruntuhkan kerajaan Majapahit dikenal sebagai perang Paregreg, antara Wikramawardhana dari wilayah bagian barat (Majapahit) dengan Bhre Wirabhumi yang memerintah di bagian timur (Blambangan).

Pemberontakan terus-menerus terjadi, penguasa silih berganti. Kemudian muncullah Girindrawardhana yang mengambil alih pemerintahan Majapahit. Girindrawardhana inilah yang berusaha mempersatukan kembali wilayah kerajaan Majapahit yang terpecah-pecah akibat pertentangan keluarga.

Meskipun ia telah menyatukan kembali wilayah Majapahit yang terpecah-pecah, tetapi kekuasaan kerajaan Majapahit tidak dapat dipertahankan. Demikian dikutip dari buku "Majapahit, Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota", editor Prof Dr Inajati Adrisijanti yang diterbitkan Kepel Press, 2014.

Akibatnya pengawasan terhadap daerah-daerah bawahannya semakin lemah, dan memberi peluang bagi daerah-daerah bawahan tersebut untuk menyusun kekuatan dan melepaskan diri dari Majapahit. Pada waktu itu di kawasan Asia Tenggara timbul perkembangan baru di bidang politik dan ekonomi, khususnya di daerah-daerah pesisir utara Jawa.

Baca Juga : Kisah Gajah Mada Perkenalkan Nusantara Lewat Sumpah Palapa

Selain itu perkembangan agama Islam sangat pesat pada abad 15 Masehi. Oleh karena itu pengaruh Majapahit lenyap dengan sendirinya dan muncullah kerajaan Demak pada tahun 1519 Masehi. Keadaan istana di Majapahit yang sudah hancur juga disebutkan dalam Babad Pasir tahun 1891.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini