Saudi Mulai Terima Jamaah Umrah dari Luar Negeri, KJRI: Indonesia Belum Bisa Mohon Bersabar

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 08 Agustus 2021 21:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 08 337 2452746 saudi-mulai-terima-jamaah-umrah-dari-luar-negeri-kjri-indonesia-belum-bisa-mohon-bersabar-mGeHJU9bN9.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Saudi Arabia mulai membuka dan menerima jamaah umrah dari luar negeri mulai Senin (9/8/2021). Namun, sangat disayangkan untuk jamaah asal Indonesia belum diperkenankan melakukan ibadah umrah.

Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Eko Hartono membenarkan hal tersebut.

"Iya mulai besok 9 agustus. Belum bisa (Jamaah Indonesia)," kata Eko saat dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (8/8/2021).

Eko tidak menampik bahwa pelarangan untuk jamaah Indonesia terkait situasi Covid-19. Sebab, cukup mengkhawatirkan bagi Saudi Arabia.

"Terus terang karena perkembangan Covid di Indonesia yang cukup mengkhawatirkan termasuk bagi Saudi. Sehingga Info dari Amphuri, aplikasi visa umrah untuk Indonesia masih di blok," tuturnya.

Eko mengimbau kepada jamaah Indonesia untuk bersabar. Ia mengajak untuk fokus menangani Covid-19 sehingga Saudi dapat membuka kembali.

"Bagi WNI yang akan umrah, mohon sabar dulu karena memang belum bisa dapat visa umrah. Mari kita fokus untuk bantu tangani Covid di Indonesia sehingga Saudi dapat segera buka larangan masuk bagi yang dari Indonesia. Sekali lagi, kuncinya adalah keberhasilan penanganan Covid kita," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya kantor berita Arab Saudi , SPA, melaporkan bahwa Riyadh akan mulai menerima jamaah umrah dari luar negeri. Menurut SPA, Saudi akan menerima jamaah haji dari luar negeri mulai 9 Agustus besok.

SPA melaporkan bahwa jumlah jamaah umrah akan terus bertambah secara bertahap setiap bulannya, dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Saudi akan mulai membuka umrah untuk 60 ribu orang per bulan terlebih dahulu dan akan terus meningkat hingga menjadi dua juta orang perbulan.

Seorang pejabat di Kementerian Haji dan Umrah Saudi, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (8/8/2021), mengatakan, jemaah haji domestik dan luar negeri harus menyertakan sertifikat vaksinasi Covid-19 resmi, yang dikeluarkan pemerintah negara masing-masing.

“Peziarah yang divaksinasi dari negara-negara yang masuk dalam daftar merah harus dikarantina secara institusional pada saat kedatangan,” bunyi laporan SPA

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini