Kejagung Segera Pecat Pinangki sebagai Jaksa

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 05 Agustus 2021 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451541 kejagung-segera-pecat-pinangki-sebagai-jaksa-AOBEPiTDrF.jpg Pinangki Sirna Malasari. (Sindo)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan bakal memecat terpidana kasus korupsi Pinangki Sirna Malasari sebagai jaksa dalam waktu dekat.

"Dengan putusan telah berkekuatan hukum tetap, saat ini proses pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap Pinangki Sirna Malasari, dalam tahap proses dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan keputusan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS kepada yang bersangkutan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak, Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Leonard menyebut, Pinangki sudah tidak menerima gaji sejak September 2020. Sedangkan tunjangan kinerja dan uang makan juga sudah tidak diterima lagi oleh yang bersangkutan sejak Agustus 2020.

"Perlu kami sampaikan, berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 164 Tahun 2020 tanggal 12 Agustus 2020, Pinangki telah diberhentikan sementara dari jabatan PNS dan secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi sebagai Jaksa," klaim Leonard.

Baca Juga : Pinangki Kemungkinan Satu Sel dengan Ratu Atut di Lapas Tangerang

Diketahui, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) resmi mengeksekusi terpidana kasus korupsi Jaksa Pinangki Sirna Malasari, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita dan Anak Kelas IIB Tangerang, pada Senin 2 Agustus 2021.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat telah memvonis Pinangki Sirna Malasari 10 tahun penjara terkait kasus pengurusan fatwa bebas untuk terpidana kasus Cassie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di Mahkamah Agung.

Pinangki terbukti menerima uang senilai USD 500.000 dari sebesar USD 1.000.000 yang dijanjikan Djoko Soegiarto Tjandra. Uang tersebut digunakan untuk mengurus fatwa Mahkamah Agung (MA) melalui Kejaksaan Agung (Kejagung).

Namun, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong masa hukuman terpidana kasus korupsi pencucian uang dan pemufakatan jahat, Pinangki menjadi 4 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini