Kemenkes Ungkap Ada 5 Provinsi Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Lebih dari 50%

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 05 Agustus 2021 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451422 kemenkes-ungkap-ada-5-provinsi-alami-lonjakan-kasus-covid-19-lebih-dari-50-pNQXq9y0KW.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi melaporkan terdapat lima provinsi yang terjadi kenaikan kasus Covid-19 lebih dari 50% pada pekan ini dibandingkan pekan sebelumnya.

“Provinsi yang dimaksud adalah Aceh, Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo,” kata Nadia dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga:  640 Dokter Meninggal karena Covid-19, Ketua MPR : Vaksin Booster Harus Disegerakan

Namun begitu, kata Nadia, secara nasional terjadi penurunan jumlah kasus mingguan sebanyak 5% dibandingkan pekan sebelumnya.

Nadia menambahkan, jumlah angka kematian mingguan juga bertambah 28% dibandingkan pekan sebelumnya dan merata di 28 provinsi. Bahkan, penambahan jumlah kematian mingguan lebih dari 50% terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Banten, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Sementara itu, Nadia melaporkan bahwa testing rate nasional saat ini berada di angka 4.01 per 1.000 penduduk per pekan, turun sedikit dibandingkan minggu lalu yang mencapai 4.03 per 1.000 penduduk per pekan.

WHO mensyaratkan testing rate minimal 1 per 1.000 penduduk per minggu sebagai indikator surveilans yang komprehensif. Adapun positivity rate nasional saat ini berada di 25.2% dengan tren menurun di 2 pekan terakhir. Meskipun terjadi penurunan, angka positif masih tinggi untuk bisa mencapai target kurang dari 5%.

“Terkait testing rate, masih ada 3 provinsi yang belum mencapai target testing rate yaitu di Lampung, NTB, dan Maluku,” katanya.

Baca Juga:  Indonesia Bakal Terima 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19 hingga Desember

Selain itu, Nadia juga melaporkan saat ini juga terjadi peningkatan tren rawat inap di luar Jawa dan Bali. Sementara penggunaan tempat tidur rumah sakit dalam hal ini untuk ruang isolasi dan ICU tercatat mengalami penurunan.

“Akan tetapi perlu dilihat beberapa provinsi yang masih memiliki BOR isolasi lebih dari 80% yaitu Sumatera Barat, Bangka Belitung, Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, dan Gorontalo. Untuk penggunaan tempat perawatan ICU lebih dari 80% tercatat di Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, dan Kalimantan Timur,” paparnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini