640 Dokter Meninggal karena Covid-19, Ketua MPR : Vaksin Booster Harus Disegerakan

Kiswondari, Sindonews · Kamis 05 Agustus 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451421 640-dokter-meninggal-karena-covid-19-ketua-mpr-vaksin-booster-harus-disegerakan-t3Z9JnGtUS.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Foto : Okezone)

JAKARTA - Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaporkan, hingga 3 Agustus 2021 sebanyak 640 dokter meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Menurut Ketua MPR Bambang Soesatyo, hal ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah mengingat dokter adalah garda terdepan penanganan Covid-19.

"Meminta Kemenkes memberikan perlindungan yang maksimal kepada dokter yang bertugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 karena tidak cukup hanya dengan APD lengkap. Pemerintah harus mempunyai cara agar para dokter dapat lebih aman dalam menjalankan tugas, kata Bamsoet kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Ia pun turut berbela sungkawa terhadap dokter yang gugur dalam bertugas. Pihaknya berharap negara dapat menghargai pengorbanan mereka.

Mantan Ketua DPR ini juga menekankan pentingnya Kemenkes bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) di daerah untuk mengevaluasi sistem pengamanan dalam penanganan pasien Covid-19, khususnya di wilayah dengan persentase kematian dokter terbanyak. Hal itu mengingat hingga saat ini masih terus bertambah tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif maupun yang meninggal akibat Covid-19.

Baca Juga : TNI AL Kolaborasi dengan HIPMI Sasar Daerah yang Persentase Vaksinasinya Rendah

Yang tak kalah penting, Bamsoet meminta Kemenkes merealisasikan pemberian vaksin dosis ketiga atau booster vaksin bagi para nakes secara merata, sebagai salah satu upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada dokter dan nakes lainnya.

"Sebab pemberian dosis ketiga dinilai dapat menciptakan kekebalan yang maksimal terhadap varian mutasi virus yang ada. Mengingat, perkembangan virus Covid-19 menjadi beberapa varian dan lonjakan kasus positif membuat nakes banyak terpapar Covid-19 meski telah menerima dosis Sinovac," tutur Bamsoet.

Selain itu, Bamsoet meminta Kemenkes terus memantau dan memperhatikan kondisi nakes saat bertugas, dengan memberikan vitamin dan makanan bergizi serta jam kerja yang efisien sebagai salah satu upaya dalam menjaga kesehatan/imun nakes.

"Dan meminta komitmen kemenkes untuk terus berupaya memberikan proteksi atau perlindungan maksimal terhadap nakes yang berjibaku di lapangan merawat pasien Covid-19, di samping terus memperhatikan hak-haknya terpenuhi seperti pemberian insentif tepat waktu," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini