Indonesia Bakal Terima 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19 hingga Desember

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 05 Agustus 2021 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451408 indonesia-bakal-terima-300-juta-dosis-vaksin-covid-19-hingga-desember-gZvY33ByG7.jpg Vaksin AstraZeneca. (Foto : Sindo)

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menyebut Indonesia akan menerima 300 juta dosis vaksin Covid-19 mulai dari Agustus sampai Desember 2021.

“Kurang lebih 300 juta dosis yang nanti ini akan kita terima mulai bulan ini Agustus sampai Desember,” ujar Nadia secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Nadia mengatakan, jumlah vaksin ini akan diberikan kepada 208 juta sasaran vaksinasi. Dengan jumlah sasaran tersebut, diperlukan 426 juta dosis vaksin. Sementara saat ini vaksin yang telah diterima Indonesia sebanyak 152 juta.

“Artinya kalau kita melihat saat ini jumlah vaksin yang kita terima dari produsen vaksin itu baru 152 juta,” kata Nadia.

Sementara itu, Nadia menegaskan, ketika telah mendapatkan jumlah vaksin yang dibutuhkan,penyuntikan per hari juga harus ditingkatkan.

Baca Juga : Kemenkes Sebut 69 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

“Nah, ini tentunya yang menjadi tantangan untuk kita kalau kita kemarin hanya menyuntikkan kurang lebih 150 juta dosis vaksin, sekarang menjadi 2 kali 300 juta dosis vaksin. Artinya memang kita harus meningkatkan upaya penyuntikan dosis per hari ini,” ujarnya.

Sementara kini sudah 69 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada sasaran vaksinasi sejak pertama kali digelar pada 13 Januari 2021.

“Terkait vaksinasi ini kalau kita lihat sejak 13 Januari ya kita memulai proses vaksinasi yang pertama yang kita berikan kepada tenaga kesehatan sampai hari ini sudah kurang lebih 69 juta dosis ya yang sudah kita suntikkan,” kata Nadia.

Orang yang sudah mendapatkan suntikan lengkap atau dua kali suntikan sebanyak 23% dari total yang telah disuntik. “Kalau kita lihat yang mendapatkan dosis kedua itu jumlahnya sekitar antara 23% ya dosis kedua, yang pertama jauh lebih besar tentunya,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini