Kemenkes Sebut 69 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 05 Agustus 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451385 kemenkes-sebut-69-juta-dosis-vaksin-covid-19-telah-disuntikkan-gQMfj0TRma.jpg Jubir Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Binti M)

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi melaporkan saat ini sudah 69 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada sasaran vaksinasi sejak pertama kali pada 13 Januari 2021 lalu.

“Terkait vaksinasi ini kalau kita lihat sejak 13 Januari ya kita memulai proses vaksinasi yang pertama yang kita berikan kepada tenaga kesehatan sampai dengan hari ini sudah kurang lebih 69 juta dosis ya yang sudah kita suntikkan,” ungkap Nadia secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga:  Puan Maharani: Pasokan dan Distribusi Vaksin Covid-19 Tak Boleh Tersendat

Nadia mengatakan, saat ini yang sudah mendapatkan suntikan lengkap atau dua kali suntikan sebanyak 23% dari total yang telah disuntik.

“Dan kalau kita lihat yang mendapatkan dosis kedua itu jumlahnya sekitar antara 23% ya dosis kedua, yang pertama jauh lebih besar tentunya,” paparnya.

Sementara itu, Nadia mengatakan, untuk 208 juta sasaran membutuhkan sebanyak 426 juta dosis vaksin Covid-19.

“Nah, kalau kita melihat angka tersebut dari ketersediaan vaksin sebenarnya itu baru 60 atau 70 juta dosis vaksin yang kita suntikkan. Sementara itu, kalau kita berbicara bahwa kebutuhan vaksinasi kita ini kan untuk memberikan vaksinasi kepada 208 juta sasaran itu kita membutuhkan 426 juta dosis,” kata Nadia.

Baca Juga:  Pesan Panglima TNI ke Nakes: Ingat Keluarga Kalian Menunggu di Rumah

Nadia pun mengungkapkan saat ini vaksin yang telah diterima oleh Indonesia sebanyak 152 juta. “Artinya kalau kita melihat saat ini jumlah vaksin yang kita terima dari produsen vaksin itu baru 152 juta,” tuturnya.

“Jadi, memang sisanya itu kurang lebih 300 juta dosis yang nanti ini akan kita terima mulai bulan ini Agustus sampai dengan Desember,” papar Nadia.

Nadia menegaskan ketika telah mendapatkan jumlah vaksin yang dibutuhkan maka penyuntikan per hari juga harus ditingkatkan. “Nah, ini tentunya yang menjadi tantangan untuk kita kalau kita kemarin hanya menyuntikkan kurang lebih 150 juta dosis vaksin, sekarang menjadi 2 kali 300 juta dosis vaksin, artinya memang kita harus meningkatkan upaya penyuntikan dosis per hari ini,” tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini