Kekuatan Militer Indonesia Peringkat 16 Dunia, di Atas Australia dan Israel

Tim Okezone, Okezone · Kamis 05 Agustus 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451379 kekuatan-militer-indonesia-peringkat-16-dunia-di-atas-australia-dan-israel-mEbGVXM9BQ.jpg Ilustrasi (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Kekuatan militer Indonesia menempati posisi ke-16 di dunia. Berturut-turut di bawahnya, ada Arab Saudi, Spanyol, Australia, dan Israel. Sementara pada peringkat pertama adalah Amerika Serikat.

Ranking tersebut dirilis Global Fire Power (GFP) dengan tajuk '2021 Military Strength Ranking'.

Dilansir Okezone dari laman resminya, Kamis (5/8/2021), peringkat Global Firepower yang telah diselesaikan menggunakan lebih dari 50 faktor individu untuk menentukan skor PowerIndex suatu negara dengan kategori, mulai dari kekuatan militer, keuangan, hingga kemampuan logistik dan geografi.

Formula internal yang digunakan, memungkinkan negara-negara yang lebih kecil, namun lebih maju secara teknologi, mampu bersaing dengan negara-negara yang lebih besar dan kurang berkembang dan pengubah khusus.

Indonesia berada di peringkat 16 dengan PowerIndex sebesar 0,2684. Sementara Amerika Serikat di peringkat satu nilainya 0,0718. Semakin kecil angka PowerIndex, maka semakin tinggi kekuatan militer suatu negara.

Baca Juga : Pesan Panglima TNI ke Nakes: Ingat Keluarga Kalian Menunggu di Rumah

Dalam nilai PowerIndex itu menggambarkan Indonesia tercatat menempati peringkat ke-4 dunia dengan 267 juta jiwa. Sementara itu, total personel militer dicatat sebanyak 400 ribu personel.

Kekuatan cadangan senjata nuklir tidak dipertimbangkan, namun dugaan terhadap kepemilikan nuklir akan dihitung sebagai bonus. Status suatu negara sebagai Dunia Pertama, Dunia Kedua, dan Dunia Ketiga menjadi faktor pertimbangan. Faktor geografis, fleksibilitas logistik, sumber daya alam, dan industri lokal berpengaruh terhadap ranking final.

Stabilitas dan kesehatan finansial suatu negara tak ikut dipertimbangkan. Kepemimpinan militer saat ini tidak ikut dipertimbangkan juga.

Sedangkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dihitung dan diperbandingkan ialah total unit alutsista. Seperti misalnya kekuatan udara Indonesia dihitung dari 458 unit helikopter. Penilaian terhadap alutsista tidak didasarkan pada jenis alutsista atau tahun produksi alutsista tersebut. Jadi, penilaian ini berdasarkan kuantitas, bukan kualitas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini