Kilas Balik 3 Tahun Gempa M6,9 NTB Tewaskan 526 Orang

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 05 Agustus 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 337 2451208 kilas-balik-3-tahun-gempa-m6-9-ntb-tewaskan-526-orang-BNAm8zRsTD.jpg Gempa NTB pada 3 tahun lalu (Foto: BNPB)

JAKARTA - Tiga tahun lalu, tepatnya 5 Agustus 2018, gempa bumi mengguncang kuat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa dengan magnitudo (M)6,9 ini mengakibatkan 137.658 rumah rusak dan 526 korban meninggal dunia.

“Memperingati tiga tahun pasca gempa tersebut, sendi-sendi kehidupan masyarakat diharapkan sudah kembali pulih dan tangguh dalam menghadapi potensi gempa bumi,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Melihat kilas balik gempa waktu itu, fenomena aktivitas tektonik yang terjadi malam hari, pukul 19.46 Wita, mengagetkan masyarakat setempat.

Baca juga: Buleleng Bali Diguncang Gempa Berkekuatan M3,6

Guncangan dengan M6,9 tersebut merupakan gempa mainshock yang sebelumnya telah juga terjadi gempa foreshock dengan M6,4 pada 29 Juli 2018, pukul 06.47 Wita.

Adapun gempa 5 Agustus lalu berpusat di darat 28 km barat laut Lombok Timur, NTB, dengan kedalaman 15 km.

Baca juga: BMKG : Gempa Magnitudo 2,4 di Sukabumi Akibat Peningkatan Aktivitas Segmen Nyalindung-Cibeber

Kekuatan guncangan yang diukur dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) menunjukkan wilayah Mataram VII MMI, Bima, Karangasem, Denpasar V – VI MMI, Kuta III – IV MMI, Waingapu III MMI, Banyuwangi, Situbondo, Malang II – III MMI.

Selanjutnya gempa dengan magnitudo besar kembali terjadi pada 9 Agustus 2018, pukul 13.25 waktu setempat atau Wita. Pusat gempa M5,9 tersebut berada pada kedalaman 14 km.

Selang beberapa hari kemudian, tepatnya pada 19 Agustus 2018, NTB diguncang dua gempa besar, yaitu bermagnitudo (M)6,5 pada pukul 12.10 Wita dan M6,9 pada pukul 22.56 Wita.

Dilaporkan hingga saat ini pembangunan kembali rumah rusak bagi warga NTB masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Data BNPB per 9 Juli 2021 mencatat total rumah selesai sejumlah 211.820 unit dan rumah dalam proses pengerjaan sejumlah 14.610 unit. Jumlah rumah rusak tersebut merupakan total kerusakan yang dipicu oleh gempak sejak 29 Juli 2018 hingga 19 Agustus 2018.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat di Mataram, Kapolda NTB Cek Pos Penyekatan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini