Meski Covid-19 Melandai, Penerapan 3T Harus Tetap Konsisten

Kiswondari, Sindonews · Rabu 04 Agustus 2021 22:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 337 2451050 meski-covid-19-melandai-penerapan-3t-harus-tetap-konsisten-6A5AXLuxq1.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Intan Fauzi mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 adalah pekerjaan rumah bersama. Pemerintah juga harus mencapai target herd immunity (kekebalan komunitas) melalui program vaksinasi.

Sudah lebih dari 1,5 tahun pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, Anggota Komisi IX DPR ini yakin bahwa masyarakat bisa melaksanakan 5M. Namun, konsistensi terhadap 3T harus terus dilakukan meskipun kasus Covid-19 mulai melandai.

"Kita harapkan pemerintah juga terus meningkatkan test, tracing dan treatment (3T) meski alhamdulillah akhir-akhir ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai, kita harapkan dengan peningkatan 3 T masyarakat patuh akan 5 M dan vaksinasi kita bisa segera bisa beraktivitas normal dan pandemi ini bisa berakhir," kata Intan dalam sambutannya dalam diskusi daring Perempuan Amanat Nasional (PUAN) PAN yang bertajuk "Meningkatkan Imun Tubuh di Masa Pandemi", Rabu (4/8/2021).

Baca Juga:  Indonesia Dapat Hibah 20.102 Obat Covid-19 Remdesivir dari Belanda

Intan menjelaskan, di PAN sendiri sudah melakukan vaksinasi gratis sebagai kerja sama dengan pemerintah di berbagai daerah. Vaksinasi digelar di Kantor DPP PAN dan juga DPW PAN se-Indonesia.

"Kami mendorong herd immunity yang kita tahu saat ini kurang lebih 10 persen secara nasional untuk vaksinasi dosis kedua. Kita harapkan herd immunity selesai sebab sudah lebih dari 1,5 tahun pandemi sejak kasus pertama di Indonesia ditemukan," ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan pentingnya vaksinasi bagi penanganan pandemi Covid-19. Ia menyebut, jika sudah divaksin maka manusia memiliki sistem kekebalan sistem Pertahanan untuk melawan virus Covid-19 ketika virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia. Hal ini penting untuk dipahami masyarakat Indonesia.

"Sebab virus tadi perlu masuk ke sel tubuh manusia untuk dia bereplikasi dan berkembang biak. Nah, itu bisa dilawan dengan cepat, dinetralisir karena sudah kenal musuhnya sehingga dia akan memenangkan peperangan melawan virus covid-19," kata Nadia di kesempatan sama.

"Jadi, ada dua manfaat seseorang yang sudah divaksin. Pertama untuk dirinya sendiri, memberikan perlindungan. Dan yang kedua membatasi penularan kepada orang lain. Tujuan akhirnya adalah herd immunity," imbuhnya.

Kemudian, Ketua Badan Kesehatan PUAN yang juga moderator diskusi, dr. Milka Anisya menambahkan, selain menggenjot 3 T dan mempercepat vaksinasi, edukasi publik terkait Covid-19 juga tak boleh kendur. Hal ini lah yang mendasari PUAN menggelar diskusi rutin setiap minggunya.

"Masyarakat harus terus menerus diedukasi dengan ilmiah, ditengah maraknya hoaks terkait Covid-19, penting para pakar, jubir pemerintah menjelaskan bagaimana kita meningkatkan imunitas tubuh, bagaimana menghadapi pandemi ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini