PPATK Bakal Serahkan Data Sumbangan Bodong Rp2 Triliun Akidi Tio, Ini Kata Polri

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 04 Agustus 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 337 2450722 ppatk-bakal-serahkan-data-sumbangan-bodong-rp2-triliun-akidi-tio-ini-kata-polri-Vr5mNdDRz9.jpg Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. (Okezone)

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan bakal menyerahkan data ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, soal indikasi sumbangan bodong Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, pihaknya belum mendapatkan informasi penyerahan data dan analisa PPATK tersebut.

"Belum dapat info," kata Argo saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

PPATK sebelumnya menyatakan, sejauh ini bisa dipastikan sumbangan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 ke Kapolda Sumsel, dari almarhum Akidi Tio, bodong.

"Sampai hari ini, hampir bisa dipastikan ini bodong," kata Ketua PPATK, Dian Ediana Rae saat dihubungi, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Menurut Dian, hal itu setelah PPATK melakukan penelusuran dan pendalaman terkait dengan dana tersebut. Bahkan, kata Dian, nantinya data dan analisis dari PPATK terkait hal tersebut bakal diserahkan langsung ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.

"Detailnya transaksi akan kami sampaike ke Kapolri dan Kapolda," ujar Dian.

Baca Juga : Alasan PPATK Telusuri Sumbangan Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio

Dian menjelaskan, transaksi keuangan bernilai Rp2 triliun tersebut dapat berjalan dengan cepat apabila memang uang tersebut ada. Bilyet Giro, sambung Dian, merupakan bentuk instrumen pengalihan dana yang dapat melakukan transaksi tersebut.

"Yang penting apakah betul-betul dibackup oleh uang sejumlah yang memang ditulis di situ sebanyak Rp2 triliun," ucap Dian.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini