Habib Saggaf Wafat, PB Alkhairaat Imbau Warga Tahlil dari Rumah

Antara, · Selasa 03 Agustus 2021 22:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 337 2450459 habib-saggaf-wafat-pb-alkhairaat-imbau-warga-tahlil-dari-rumah-emjr2OBUDR.jpg Jenazah Habib Saggaf disemayamkan di rumah duka (Foto: Antara)

JAKARTA - Pengurus Besar (PB) Alkhairaat mengimbau kepada warga, komisariat wilayah, dan komisariat daerah Alkhairaat di Tanah Air agar melaksanakan tahlilan dari rumah masing-masing atas meninggalnya Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri, di Palu, Selasa (3/8/2021).

"Kita berada di tengah pandemi Covid-19, jadi diimbau agar tahlilan di rumah masing-masing. Sedangkan di Palu akan dilaksanakan di Masjid Alkhairaat, tapi nanti kita melihat situasinya,” ujar Ketua Umum PB Alkhairaat Habib Ali bin Muhammad Aljufri.

Ketua Utama Alkhairaat Habib Saiyid Saggaf Muhammad Aljufri, wafat pada Selasa, 3 Agustus 2021, sekira pukul 15.50 WITA di Rumah Sakit Alkhairaat, Palu.

Baca juga: Kabar Duka, Pemimpin Alkhairaat Habib Saggaf Aljufri Tutup Usia

Habib Saggaf Aljufri yang lahir pada 17 Agustus 1937 itu, sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Alkhairaat, karena sedang sakit.

Menurut Habib Ali, jenazah akan dilepas pada Rabu, 4 Agustus 2021, sekitar pukul 10.00 WITA. Jenazah Ketua Utama Alkhairaat akan disholatkan di kompleks Alkhairaat, tepatnya di lapangan di dalam depan Gedung Almuhsinin dan dimakamkan di Masjid Alkhairaat, tepat di samping makam adiknya, HS Abdillah bin Muhammad Aljfuri.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melayat atau menghadiri pemakaman besok agar menerapkan protokol kesehatan,” imbau Habib Ali.

Baca juga: Mengenalkan Wisata Religi Palu Lewat Buka Puasa Akbar

Gubernur Sulteng, Wali Kota Palu dan Habib Ali Muhammad Aljufri akan melepas jenazah Habib Saggaf, pada besok Rabu 4 Agustus 2021.

Habib Saggaf, dikenal sebagai seorang cendekiawan Islam Indonesia asal Palu yang lahir di Pekalongan. Ia adalah salah satu tokoh yang dihormati dalam masyarakat dan sering dikunjungi para pejabat negara untuk membahas masalah agama dan negara.

Selain pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Saggaf juga pernah menjadi anggota MPR dari Sulawesi Tengah.

Habib Saggaf menyelesaikan pendidikannya di Muallimin Alkhairaat di Palu, kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir tahun 1959 dan meraih gelar sarjana pada 1963, kemudian melanjutkan ke Strata Dua di universitas yang sama, lulus tahun 1967.

Setelah kembali dari Al Azhar, Habib Saggaf Aljufri membaktikan diri dan ilmunya untuk Alkhairaat. Beliau juga aktif berdakwah di seluruh pelosok Tanah Air, sekaligus mendirikan madrasah Alkhairaat.

Di usia yang sudah sangat sepuh, Habib Saggaf tidak pernah meninggalkan dakwahnya. Beliau terus berdakwah di masjid dan di beberapa wilayah di Tanah Air seperti Ternate dan Kalimantan.

Alkhairaat berduka dan sangat kehilangan sosok ulama kharismatik itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini