Mensos Risma Minta Pemerintah Daerah Aktif Lakukan Verivali Data

Widya Michella, MNC Media · Selasa 03 Agustus 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 337 2450242 mensos-risma-minta-pemerintah-daerah-aktif-lakukan-verivali-data-v9urLhXMNj.jpg Mensos Risma (tengah) mengunjungi warga saat pembagian bansos di Tangerang.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini meminta kepada pemerintah daerah untuk aktif melakuan Verivali data. Hal ini sesuai dengan UU No 13/2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, daerah yang memiliki wewenang melakukan verivali data.

Mensos menyebut, sejak ia menjabat menjadi menteri pada Januari lalu, ia selalu meminta daerah untuk membetulkan data dimana kurang lebih 14 juta data telah dibetulkan oleh daerah. Mensos pun mencontohkan salah satu Kabupaten di Papua yang telah 100% memperbaiki data.

"Papua ada yang sebelumnya mengusulkan 15 ribu penerima bantuan, sekarang sudah 28 ribu jadi artinya naik 100% karena kami betulkan. Kalau teman-teman masih ingat yang padan atau yang sama kita hapus sehingga itu bisa dimanfaatkan oleh daerah untuk usulan baru,"papar Mensos Risma dalam konferensi pers dengan topik Progres Bantuan Sosial Kemensos pada masa pandemi Covid-19, Selasa,(03/08/2021).

Baca Juga: Mensos Ungkap Pungli Bansos, DPR: Berikan Langsung ke Rumah Warga

Mensos turut mengomentari perbaikan data DKI Jakarta yang masih berada di 40% sehingga ia turun tangan menyelesaikan nya dengan mengutus staff dalam membantu perbaikan data di DKI. Selain itu, Ia juga mendukung Pemda agar dapat mengusulkan tambahan data baru.

"Ya silahkan kalau mau diusulkan tambahan dan itu daerah banyak sekali yang mengusulkan tambahannya. Alhamdulillah kita lakukan perbaikan data sehingga bisa mengakomodir yang memang benar-benar membutuhkan. Silakan kalau mau diusulkan daerah-daerah banyak yang naik usulannya karena kemudian kita perbaiki data itu,"jelasnya.

Terkait progres bansos Kementerian Sosial (Kemensos) pada masa pandemi Covid-19, Mensos Risma menyebut penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) yang telah dicairkan sebesar 600 ribu untuk bulan Mei dan Juni 2021 melalui PT.

Pos Indonesia telah mencapai 95%. Bantuan lainnya seperti PKH dan BPNT/Program Kartu Sembako diklaimnya telah diatas 89%.

"Kita tetap jalankan lewat PT. Pos Indonesia dan Alhamdulillah sekarang sudah 95% untuk salurkan BST. Kalau yang lain sudah misalnya di Pulau Jawa sudah di atas 89%, PKH maupun BNPT/Program Kartu Sembako," imbuh Mensos.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini