Minta Warga Tetap Jaga Prokes, Anies: Sudah Divaksin Bukan Berarti Bebas Berpergian

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 03 Agustus 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 337 2450155 minta-warga-tetap-jaga-prokes-anies-sudah-divaksin-bukan-berarti-bebas-berpergian-ReRzN9l1Oo.JPG Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan pentingnya mengikuti vaksinasi Covid-19. Pasalnya selain untuk meminimalisir resiko Covid-19, ke depan sejumlah persyaratan mewajibkan warga DKI memperilihatkan sertifikat vaksinasi.

"Jadi begini, ketentuan tentang pembukaan aktivitas itu mengikuti ketentuan ada kebijakan dalam PPKM, nah kita di Jakarta menambahkan harus sudah memiliki vaksinasi, jadi prinsip untuk mencegah penularan, 5M itu harus ditaati," kata Anies di Sekolah Santa Ursula, Jakarta Pusat, Selasa (3/8/2021).

"Tapi ada aktivitas yang menjaga jarak itu sulit, saya beri contoh, potong rambut, bisa gak potong rambut jarak jauh? gak bisa, virtual pun tidak mungkin, apakah potong rambut boleh beroperasi? menurut ketentuan boleh, tapi tambahkan persyaratan yang memotong rambut harus sudah vaksin, yang datang ke tempat potong rambut juga harus sudah vaksin, jadi jangan diartikan kalau sudah dua kali vaksin lalu bebas bepergian kemana saja, jadi protokol kesehatan harus tetap diikuti," sambungnya.

Anies menegaskan, di Jakarta ada kewajiban untuk menggunakan vaksinasi untuk perlindungan warganya. Mantan Mendikbud itu juga menjelaskan bagaimana warga yang telah divaksinasi mendapatkan sertifikatnya.

Meskipun sudah mendapatkan dua kali vaksinasi, Anies meminta warga untuk tetap menjaga protokol Kesehatan.

"Jadi, semua yang sudah vaksin akan mendapatkan SMS dari pedulilindungi, akan mendapat surat bukti vaksin itu dibawa, itu ditunjukan, pengelola bertanggung jawab bahwa semua yang berada di premisnya,baik itu karyawan maupun tamu harus sudah tervaksin jadi jangan diartikan kalau sudah vaksin dua kali lalu bebas bepergian, pengelolanya yang akan kena sanksi, jadi tidak boleh diizinkan orang yang belum vaksin itu masuk, karena berisiko," tutup Anies.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini