BNPB Pantau Posko PPKM Tingkat Kelurahan di Jabodetabek

Tim Okezone, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 21:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 337 2449848 bnpb-pantau-posko-ppkm-tingkat-kelurahan-di-jabodetabek-jByEyC4HTj.jpg BNPB memantau Posko PPKM di Jabodetabek (Foto: BNPB)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan penguatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Tangerang Selatan (Jabodetabek-Tangsel).

Hal tersebut guna memperkuat peran posko di lapangan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia.

BNPB yang diwakili Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD) meninjau wilayah Jabodetabek-Tangsel pada Senin 19 Juli 2021 hingga Kamis 22 Juli 2021.

"Penguatan dilakukan dengan melakukan koordinasi dan pendampingan kepada posko PPKM. Koordinasi dilakukan terkait kebutuhan posko untuk penanganan darurat Covid-19," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Baca juga: BPBD Minta Warga Kebumen Waspadai Gelombang Tinggi Pantai Suwuk

Selain itu, tim BNPB juga melakukan pemantauan pelaksanaan PPKM di tingkat kelurahan. Dari hasil pemantauan di lapangan, tim mencatat posko PPKM yang berada di tingkat kelurahan berperan aktif sesuai dengan peraturan daerah masing-masing.

Menurut dia, unsur pentahelix berperan aktif dalam penguatan posko PPKM, salah satunya dalam hal pemberdayaan relawan. Berbagai kalangan dikerahkan untuk ditempatkan sebagai relawan pada posko-posko tersebut.

Baca juga: Karhutla 1,6 Hektare di Penajam Paser Utara Padam

Di Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan misalnya, relawan posko berasal dari swadaya masyarakat, tokoh agama, dan dokter dari warga setempat. Begitu pula di Kelurahan Ciracas dan Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Sementara di Kota Tangerang Selatan, Satuan Tugas (Satgas) dan relawan aktif menindak para pelanggar PPKM Darurat. Adapun penindakan tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Walikota Tangerang Selatan Nomor 443/2584/Huk tentang Perpanjangan PPKM Level 4.

"Edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat juga gencar dilakukan. Di Kabupaten Bogor, edukasi dilakukan mulai dari terjun langsung ke lapangan hingga melalui laman media sosial. Hal tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan," ujar Abdul.

Ia menambahkan, tim juga mencatat beberapa hal yang kerap menjadi kendala di lapangan seperti di sebagian wilayah DKI Jakarta dan Kota Depok, pasokan oksigen masih sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan warga. Hal tersebut menyebabkan warga kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

Baca juga: Satgas Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Kabupaten Ogan Ilir

Selain itu, posko PPKM di Kelurahan Ciracas dan Kelurahan Lubang Buaya melaporkan adanya petugas dan nakes yang ikut terpapar Covid-19. Hal ini menyebabkan kurangnya SDM sehingga menghambat penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Menurut data yang dikeluarkan BNPB per hari ini, kenaikan kasus harian di DKI Jakarta dan Banten mencapai 1000 kasus. Sementara di Jawa Barat kasus harian bertambah sebanyak 2341 kasus. Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta juga masuk ke dalam urutan 5 besar kematian harian tertinggi di Indonesia.

Baca juga: Kurangi Dampak PPKM, Presiden Jokowi Pastikan Penyaluran Bansos Dipercepat

Pendampingan dan pemantauan posko PPKM ini diharapkan dapat mengurangi angka tersebut. Koordinasi bersama pihak-pihak di tingkat kelurahan juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini