Adaptasi Kebiasaan Baru, Panglima TNI: Badan Greges Segera ke Puskesmas

Riezky Maulana, iNews · Senin 02 Agustus 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 337 2449633 adaptasi-kebiasaan-baru-panglima-tni-badan-greges-segera-ke-puskesmas-vI9DdmZXVH.jpg Panglima TNI Hadi Tjahjanto (foto : Istimewa)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak masyarakat untuk mulai melakukan kebiasaan baru dalam menghadapi wabah Pandemi Covid-19. Ajakan Panglima TNI tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan di Puskesmas Polowijen Kota Malang, Jawa Timur, Senin (2/8/2021).

"Dulu kalau kita masuk angin yang kita lakukan adalah kerokan. Nah sekarang kebiasaan baru kita begitu badan kita terasa greges maka yang kita lakukan adalah segera ke Puskesmas untuk diperiksa dan bila kita dinyatakan positif harus melaksanakan Isolasi Terpusat atau Isoman,” ujar Hadi dalam keterangannya, Senin sore.

Hadi turut mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan selalu menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, efektivitas penggunaan masker dalam menangkal Covid-19 sebesar 95 persen.

"Masker cukup ampuh untuk melindungi diri dari paparan Covid-19, oleh sebab itu saya menghimbau masyarakat untuk semangat untuk menggunakan masker, karena 95 persen kita akan terlindungi kalau menggunakan masker,” ungkapnya.

Baca Juga : Soal Bukti Vaksinasi, Wagub DKI: Untuk Kesehatan & Keselamatan Bersama

Panglima TNI menyampaikan, menggunakan masker dan Isoman adalah kebiasaan baru yang harus dilakukan untuk menghadapi pandemi Covid-19. “Ini harus jadi kebiasaan baru, jadi masker dan Isoman harus dijadikan kebiasaan baru, karena kita hidup dengan Covid-19,” tuturnya.

Hadi menyampaikan, bila ada warga yang terkonfirmasi Covid-19, para Babinsa sebagai tenaga Tracer harus segera melakukan tracing kontak erat kepada 15 orang terdekat dan melaksanakan swab antigen. Selanjutnya, lakukan solasi mandiri selama 5 hari.

Setelah itu melakukan swab PCR, jika masih positif kembali melaksanakan isolasi, kalau ada warga tidak mau diswab PCR, maka harus melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Prosedurnya betul dilakukan Isolasi mandiri 14 hari, setelah 14 hari dilaksanakan tes PCR ulang. Tapi sebetulnya kalau positif begini, dokter-dokter sudah tahu kalau dia OTG ringan, sedang atau berat,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini