Menkes Ungkap Faktor Penyebab Meningkatnya Angka Kematian Covid-19

Tim Okezone, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 337 2449577 menkes-ungkap-faktor-penyebab-meningkatnya-angka-kematian-covid-19-j1k90SL9t9.jfif Pemakaman jenazah Covid-19. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap beberapa hal yang menyebabkan meningkatnya angka kematian dalam 3 bulan terakhir.

Menkes menjelaskan, rata-rata pasien meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan selama 8 hari. Namun, dalam beberapa waktu belakangan, rata-rata pasien meninggal di RS setelah dirawat selama 4,8 hari.

"Kita mengamati oh ada perbedaan dibandingkan sebelumnya bahwa kematian itu terjadi sebelumnya 8 hari. Di saat sekarang 4,8 hari sudh wafat. Jadi lebih cepat," ucap Menkes saat konferensi pers virtual, Senin (2/8/2021).

Ia mengatakan, sebelumnya tidak ada pasien yang meninggal saat mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pasien bisa ditanagani mulai dari masuk ke IGD dan ICU.

"Dulu kematian di IGD hampir tidak ada, sedikit sekali. Orang datang sakit, masuk IGD diperiksa tunggu sampai ada kamar, masuk kamar kondisi memburuk, masuk ICU. Kebanyakan dulu meninggal di ICU atau isolasi," ujarnya.

Baca Juga : Menkes : Puncak Covid-19 di Jawa Sudah Terlampaui

Namun, pada 3 bulan terakhir, tingkat kematian pasien di IGD menjadi lebih tinggi. "Itu membuat kenapa mereka lebih sebentar di RS sebelum wafat," ucapnya.

Setelah diselidikinya, banyaknya pasien meninggal di IGD lantaran mereka umumnya masuk RS dengan kondisi saturasi rendah.

"Sebagian besar karena saturasi saat masuk sudah rendah sekalli. Sudah rendah sekali. Kelihatan jumlah pasien yang masuk ke RS dalam kondisi saturasi di bawah 90, sudah sangat rendah harusnya di bawah 94 sudah dikirim itu banyak sekali," katanya.

"Kesimpulan banyak pasien terlambat mendapatkan intervensi medis," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini