Kasus di Luar Jawa Meningkat, Testing Covid-19 Digalakkan agar Pasien Cepat Tertangani

Tim Okezone, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 337 2449555 kasus-di-luar-jawa-meningkat-testing-covid-19-digalakkan-agar-pasien-cepat-tertangani-c9TIz0nCXD.jpg Warga menjalani tes swab. (Ilustrasi/Foto : Dok Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah akan terus menggalakkan testing Covid-19 untuk menangani kenaikan kasus di luar Pulau Jawa. Saat ini kasus Covid-19 di sejumlah provinsi luar Pulau Jawa meningkat.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi mengatakan, testing, lacak, dan isolasi merupakan hal penting dalam penanganan kasus. Jika testing renda, dapat berakibat fatal.

"Dari sisi deteksi testing, lacak, isolasi, ini yang paling penting. Kalau ini terlampau rendah katakan telat mengetahui siapa yang kena sehingga kematian tinggi," ucapnya saat konferensi pers virtual, Senin (2/8/2021).

Ia mengatakan, tingginya tingkat kematian lantaran banyak pasien telat masuk rumah sakit. Telatnya pasien dapat menjalani perawatan di RS tersebut juga dipengaruhi kurangnya testing yang dilakukan.

"Kenapa kematian tinggi karena orang masuk rs sudah telat karena testing kurang banyak," ujarnya.

Karena itu, testing akan digalakkan dengan melihat positivity rate di kabupaten/kota.

"Kalau di atas 25 persen lebih, beberapa kabupaten/kota positivity rate, kita testing harus lebih banyak lagi ini targetnya sudah masuk," ujarnya.

Baca Juga : Menkes : Puncak Covid-19 di Pulau Jawa Sudah Terlampaui

Hal itu agar pasien positif cepat terdeteksi. Selain itu, pasien tersebut juga cepat mendapatkan perawatan sehingga bisa meminimalkan penularan.

"Supaya lebih cepet tahu siapa yang sakit, cepat karantina supaya tidak menularkan dan yang butuh perawatan cepat kita rawat," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini