TNI AL Pindahkan Jasad Pahlawan Korban Tentara Belanda di Tegal

Riezky Maulana, iNews · Senin 02 Agustus 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 337 2449497 tni-al-pindahkan-jasad-pahlawan-korban-tentara-belanda-di-tegal-OwLnwxpbiy.jpg TNI AL memindahkan jenazah pahlawan korban tentara Belanda di Tegal. (Ist)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, menginstruksikan jajarannya memindahkan jasad para pahlawan yang gugur saat perang melawan Belanda pada 1947 ke tempat yang lebih layak. Lokasi baru yang dipilih yakni Komplek Perjuangan TNI AL Wana Samudera, Kalibakung, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) mengatakan, KSAL memerintahkan hal tersebut selain menjadi bentuk penghargaan, sekaligus sebagai sarana meneladani dan meneruskan perjuangan pahlawan. Makam para pejuang yang dipindahkan berada di tempat yang kurang terawat, di sebuah Bukit Tempeh. Tempat itu menjadi lokasi para pejuang dieksekusi tentara Belanda dalam sebuah lubang yang dibuat sebelumnya.

"Supaya peristiwa sejarah ini tetap dikenang, dan generasi muda bisa menauladani perjuangan para pahlawan tersebut, sehingga diharapkan setelah dipindah para ahli waris bisa melaksanakan ziarah dengan mudah. Selama ini untuk bisa berziarah para ahli waris dan masyarakat harus menempuh jalan kaki melalui jalan setapak untuk bisa sampai ke Bukit Tempeh," tulis Dispenal dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Proses tersebut dilakukan jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal yang dipimpin langsung Danlanal Tegal Letkol Marinir Ridwan Aziz, mulai dari penggalian hingga memindahkan jasad para pahlawan dari Bukit Tempeh serta memakamkan kembali melalui upacara militer.

Upaya pemakaman secara militer disaksikan para tokoh masyarakat, para ulama di antaranya Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (Habib Luthfi) dan ahli waris KH Muhammad Syafei Bin Mukti dan H Yahya bin Sejan. Adapun perwakilan Perwira Tinggi TNI AL adalah Kadisjarahal Laksma TNI Supardi dan Kadisbintalal Laksma TNI Ian Heryawan.

Baca Juga : Kasal Pimpin Sertijab 6 Jabatan Strategis TNI AL

Dispenal menjelaskan, proses penggalian dimulai pada Kamis (29/7/2021) didahului dengan doa bersama, setelah penggalian dilaksanakan persemayaman di Monumen Perjuangan TNI AL Kalibakung. Keesokan harinya, Jumat (30/7/2021) pemakaman secara militer dilaksanakan selepas salat Jumat, yang sebelumnya dilaksanakan tahlil bersama prajurit TNI AL dan ahli waris para pahlawan serta masyarakat setempat.

Di kesempatan yang sama, Habib Luthfi menyampaikan. pemindahan makam zahir di tempat yang lebih baik, meskipun dibanding jasa-jasa beliau tidak apa-apanya. Menurutnya, kegiatan pemakaman para pahlawan di tempat ini, supaya seluruhnya menjadi bangsa dan umat yang tidak mudah untuk melupakan sejarah,

“Secara fisik yang kita pindahkan, jasanya sudah sulit untuk kenang tetapi secara jiwa hakekatnya beliau tidak mati dan masih menyaksikan apa yang ditinggalkan para beliau dan menanti siapa regenerasi penerus-penerus kita untuk menjaga NKRI," ujar Habib Luthfi.

Habib Luthfi menyampaikan untuk meneruskan perjuangan para pahlawan. Menurut dia, tugas melanjutkan perjuangan para pahlawan berada di pundak dari masing-masing warga negara.

"Kami bangsa yang bukan mengecewakan para pejuang tetapi kami bangsa besar hebat mengerti dan menghargai para sesepuh yang punya andil besar dalam tegaknya NKRI”, ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini