Menag Sebut Bencana dan Cobaan Bikin Manusia Mawas Diri

Widya Michella, MNC Media · Senin 02 Agustus 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 337 2449361 menag-sebut-bencana-dan-cobaan-bikin-manusia-mawas-diri-j44S2IEC03.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas menyebut berbagai bencana dan cobaan yang telah diturunkan oleh Tuhan menyadarkan umat manusia agar mawas diri, kembali mendekatkan diri, dan mengikuti petunjuk hidup yang diberikan-Nya. 

Pada Zikir dan Doa Kebangsaan menyambut Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia secara virtual, Minggu (1/8/2021) malam, Menag juga turut mengajak seluruh jajaran pimpinan pemerintahan, kementerian/lembaga, aparatur sipil negara, TNI/Polri, ulama dan tokoh agama serta tokoh masyarakat berkontribusi aktif guna mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) dengan kampanye 5M guna memberi contoh nyata di tengah masyarakat. 

"Kampanye kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan: Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Mengurangi Mobilitas, Mengurangi Kerumunan, serta Doa, atau kampanye 5 M+1D perlu dimasifkan agar menjangkau semua lapisan masyarakat di mana pun,"kata Menag Yaqut dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin,(02/09/2021).

Ia menambahkan, sebagai umat beragama hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya doa merupakan penenang jiwa dan penumbuh harapan hidup yang harus dijaga sebagai anugerah tersebar dari Tuhan. 

Baca juga: Zikir dan Doa Kebangsaan, Menag Kampanyekan 5M+1D Lawan Covid-19

"Menghadapi pandemi yang hinga kini juga belum usai, perlu masing-masing kita menundukkan kepala, bersimpuh, dan memuji keagungan Tuhan, menambah kekuatan iman dan ketabahan. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu menangani Covid-19, sejalan dengan keyakinan kita sebagai umat beragama, doa adalah senjata ampuh bagi orang beriman," jelas Menag.  

"Semoga pandemi lekas berakhir dan kehidupan normal dapat kita nikmati kembali dengan senantiasa bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan-Nya melebihi masa-masa sebelumnya," doa Menag.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini