Zikir dan Doa Kebangsaan, Menag Kampanyekan 5M+1D Lawan Covid-19

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Senin 02 Agustus 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 337 2449311 zikir-dan-doa-kebangsaan-menag-kampanyekan-5m-1d-lawan-covid-19-m7yWmUDROJ.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyerukan kampanye 5M + 1D untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam acara Zikir dan Doa kebangsaan secara virtual, Minggu (1/8/2021) malam. Acara ini  digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-76 Indonesia.

“Kampanye protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, mengurangi kerumunan, dan menambah 1 lagi yaitu doa. Atau kampanye 5M + 1D perlu dimasifkan untuk menjangkau semua lapisan masyarakat di mana pun,” ujar Menag.

“Dalam rangka mensyukuri kemerdekaan dan menjaga spirit serta menyempurnakan ikhtiar bangsa kita dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini , ebagai umat beragama sebaiknya kita melengkapinya dengan zikir dan doa kepada Allah SWT Tuhan yang maha bijaksana,” sambung pria yang biasa disapa Gus Yaqut itu.

Dalam kegiatan yang diadakan secara daring dan luring pada malam hari ini, berhimpun para tokoh lintas agama yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

“Kita semua bersama memanjatkan doa sesuai keyakinan dan tata cara masing-masing untuk keselamatan seluruh bangsa,” kata Gus Yaqut.

Menag lantas mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar kuat menghadapi pandemi Covid-19. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat saling besinergi dalam menghadapi situasi sulit saat ini.

Baca juga: Jokowi Apresiasi Pemuka Agama yang Berperan Ajak Umat Patuhi Prokes

“Pemerintah dan masyarakat harus bersatu dalam menghadapi pandemi ini seluruh jajaran pemerintahan, lembaga, kementerian, tokoh masyarakat harus berperan aktif dalam mensosialisasikan protokol kesehatan dan memberi contoh nyata,” ujar Yaqut.

Menag meyakini bahwa doa dapat menyelamatkan Indonesia dari Covid-19. “Doa adalah senjata ampuh bagi orang yang beriman, penenang jiwa, doa adalah penumbuh harapan hidup. Kita percaya dan yakin bahwa hanya Allah tuhan yang memiliki sifat Rahman dan Rohim pasti akan menolong dan menyelamatkan kita semua,” tuturnya.

“Setiap bencana dan cobaan yang diturunkan Tuhan adalah untuk menyadarkan manusia agar mawas diri dan kembali kepadanya, semoga pandemi segera berakhir dan kehidupan normal bisa kita nikmati kembali. Dengan senantiasa bersyukur atas karunia-nya,” tambahnya.

Acara ini baru disiarkan secara langsung melalui channel Youtube milik Sekretariat Presiden sekitar pukul 19.30 WIB. Adapun, acara ini mengangkat tema "Bersyukur atas kemerdekaan, berdoa dan berikhtiar untuk mewujudkan Indonesia maju".

Acara ini dihadiri Presiden Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin di lokasi yang berbeda. Keduanya tampak khusyuk mengikuti acara tersebut.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’. Selanjutnya dilanjutkan dengan mendengarkan pembacaan ayat suci Alquran dari Qori Internasional Kuwait Tahun 2019 yaitu Qodar Rasmadi Rasyid.

Selain Presiden dan Wakil Presiden, terlihat juga sejumlah tokoh lintas agama yang mengikuti acara zikir dan doa kebangsaan ini. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini