Eijkman Pastikan 2 Kasus Covid-19 di Jambi Bukan Varian Delta Plus

Antara, · Minggu 01 Agustus 2021 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 337 2449263 eijkman-pastikan-2-kasus-covid-19-di-jambi-bukan-varian-delta-plus-XCWWcgxIof.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Lembaga Biologi Molekuler Eijkman telah memastikan dua kasus Covid-19 yang dilaporkan terjadi di Jambi bukan merupakan varian Delta Plus.

"Ternyata yang di Jambi itu harus dikoreksi, masuknya bukan ke Delta Plus, tapi kelompoknya varian lokal Indonesia B1466.2," kata Kepala Eijkman Prof Amin Subandrio di Jakarta, melansir Antara, Minggu (1/8/2021).

Lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran semula melaporkan terdapat dua varian Delta Plus yang terkonfirmasi di Jambi serta satu kasus yang sama di Mamuju.

"Pada hari ini ada perubahan berdasarkan kajian molekuler lebih dalam, ternyata Delta Plus itu baru satu, yaitu yang di Mamuju," katanya.

Amin mengatakan varian Delta Plus adalah turunan dari varian Delta yang mengalami satu tambahan mutasi di mana asam amino leusin pada bagian protein diganti dengan Asparagin (N).

Namun, saat dikonfirmasi apakah varian Delta plus memiliki sifat yang lebih mengkhawatirkan daripada Delta, Amin mengemukakan pihaknya belum memiliki bukti yang cukup kuat hingga saat ini. "Karena jumlah isolatnya juga masih sedikit," ujarnya.

Amin menambahkan varian Delta berdasarkan pengamatan terhadap kasus-kasus yang ada di Tanah Air belum memiliki data secara ilmiah bisa bisa menyebabkan gejala lebih berat.

Baca Juga : Vaksin Sinovac Terbukti Ampuh Cegah Penularan hingga Kematian Akibat Covid-19

"Kita lihat yang terinfeksi varian Delta tidak semuanya berat dan pasien berat saat ini tidak semuanya Delta. Jadi hubungan Delta dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas untuk di Indonesia itu belum ada dukungan bukti yang kuat," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini