KPU Gelar Simulasi Penyederhanaan Surat Suara Pemilu 2024

Felldy Utama, iNews · Minggu 01 Agustus 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 337 2449175 kpu-gelar-simulasi-penyederhanaan-surat-suara-pemilu-2024-A3IzyGPqqg.jpeg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi penyederhanaan surat suara di Pemilu serentak 2024.

Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik menyampaikan bahwa simulasi tersebut sebagai bentuk keseriusan lembaganya dalam melakukan kajian dan penelitian terhadap wacana penyederhanaan surat suara yang telah digaungkan KPU sebelumnya.

"Jadi sebenarnya kita sudah di internal kita nih, di internal kita sudah melakukan simulasi, kita mencoba mendesain kembali surat suara dan kita coba kepada penyelenggara dan sekretariat jenderal di lingkungan KPU RI," kata Evi dalam diskusi daring yang digelar Perludem, Minggu (1/8/2021).

Evi menyampaikan, pada saat simulasi tersebut, KPU mencoba mempersiapkan 6 model surat suara. Sehingga, para pemilih dalam hal ini pegawai KPU bisa merasakan satu per satu perbedaannya.

Adapun, 6 model surat suara itu di antaranya; model 1 yakni penggabungan lima jenis pemilihan dalam satu surat suara. Lalu, model 2 sama seperti model 1 namun bentuk surat suara lanskap.

Baca juga: Arief Budiman & Evi Novida Ginting Ajukan Uji Materi Putusan DKPP ke MK

Model 3 yaitu pemisahan surat suara DPD dengan surat surat presiden, DPR, dan DPRD. Model 4, penggabungan lima jenis pemilihan dalam satu surat suara. Namun perbedaannya, foto calon anggota DPD bisa dicantumkan.

Kemudian, model 5, pemisahan surat suara DPD yang disertakan foto dengan surat suara Presiden, DPR, dan DPRD. Terakhir model 6, pemisahan surat suara DPD dengan surat suara Presiden, DPR, dan DPRD. Namun, dalam model ini metode penggunaanya dengan cara mencontreng.

"Pada saat kita melakukan simulasi tersebut, kita melakukan juga survei kecil yang kita harapkan ini kemudian bisa menjadi satu langkah kita ke depan untuk melakukan simulasi-simulasi berikutnya," ujarnya.

Baca juga: KPK Jebloskan Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan ke Lapas Kedungpane

Setelah itu, kata Evi, hasil simulasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada pembuat undang-undang yakni DPR dan pemerintah. Apabila, simulasi tersebut bisa diterima dan akan ditindaklanjuti dengan pembahasan, maka KPU akan mencoba meremusukan kembali.

"Dan tentu saja kita berharap apa yang kita lakukan ini mendapatkan jalannya untuk bisa diterapkan di pemilu 2024, itu yang kita harapkan," pungkasnya.

Baca juga: Surat Suara Pemilu 2024, KPU: Tahun Ini Golden Time jika Ingin Disederhanakan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini