Keterbatasan Ekonomi Tak Jadi Penghalang, Ini Kisah Anak Kurang Mampu yang Lulus Kuliah

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 01 Agustus 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 337 2448998 keterbatasan-ekonomi-tak-jadi-penghalang-ini-kisah-anak-kurang-mampu-yang-lulus-kuliah-gu5bLzsAqa.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keterbatasan ekonomi kerap dianggap sebagai kendala bagi seseorang untuk menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Namun, deretan orang di bawah ini membuktikan kalua hal itu bukanlah halangan untuk mencapai cita-cita. Berikut daftarnya sebagaimana dilansir Litbang MPI:  

1. Dian Nursiati

Cibiran dan komentar pedas para tetangga tak membuat Dian Nursiati patah arang. Hinaan itu ia dapat karena keinginannya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Padahal, sang ayah hanya berprofesi sebagai sopir angkutan kota. Namun, Dian berhasil membuktikan prestasinya. Ia bisa berkuliah, bahkan telah lulus dari Meiho University, Taiwan. Seperti yang dikutip dari akun TikToknya, Dian memberikan kabar kelulusannya pada 7 Januari 2021 dengan sangat emosional hingga menangis. Ia mengungkapkan jika segala macam hinaan yang selama ini diterimanya, justru menambah motivasinya agar bisa lulus dan memberikan hasil terbaik untuk orangtuanya.

BACA JUGA: Ketua DPD RI Nilai Seniman-Budayawan Perlu Dapat Bantuan Khusus saat PPKM 

2. Hudha Abdul Rohman

Hudha, seorang pria asal Solo, Jawa Tengah berhasil membuktikan jika keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk kuliah. Meskipun orangtuanya berjualan cireng, namun Hudha tetap memiliki tekad kuat belajar hingga ke program Magister. Impiannya itu terwujud berbekal beasiswa yang diberikan pemerintah. Hudha dapat mengenyam pendidikan S1 dan S2-nya secara gratis hingga lulus. Dengan ilmu yang cukup, Hudha sangat menginginkan untuk mengembangkan usaha cireng milik ayahnya. Prestasinya selama kuliah tergolong cemerlang. Ia berhasil menjadi salah satu wakil Indonesia dalam konferensi internasional yang dilakukan di Kyoto, Jepang.

3. Raeni 

Kisah Raeni sempat viral dan banyak mendapat perhatian masyarakat beberapa tahun lalu. Ketika itu, alumnus Universitas Negeri Semarang ini diantar sang ayah menggunakan becak ke lokasi wisudanya, karena memang ayahnya bekerja menjadi tukang becak. Raeni berhasil menggeser anggapan orang banyak. Meskipun berasal dari keluarga yang kurang mampu, namun pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama. Kini, Raeni berhasil menamatkan pendidikan S3 nya di Birmingham, Inggris. Melalui pendidikan, Raeni ingin mendapat pekerjaan yang baik sehingga mampu memperbaiki kehidupannya.

4. Reza Nurrahman

Reza Nurrahman, seorang anak sopir asal Bandung yang mencatatkan prestasi gemilang. Ia lulus dari ITB (Institut Teknologi Bandung) pada 2019 lalu dengan predikat cumlaude. Prestasi akademik Reza sebenarnya sudah terlihat sejak ia duduk di bangku SMP. Ketika itu, ia sempat mengikuti Olimpiade Sains Nasional hingga tingkat provinsi. Karena berasal dari keluarga yang sederhana, Reza harus berjuang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

5. Robinson Sinurat

Anak petani kopi dan sayur di Sumatera Utara, Robinson Sinurat berhasil menyelesaikan pendidikan Magisternya di salah satu universitas bergengsi di dunia, Colombia University, New York. Pria yang akrab disapa Obin ini sadar betul jika kemampuan ekonomi keluarganya sangat terbatas. Maka dari itu, ia belajar dengan keras agar bisa berprestasi dan mendapat pendidikan yang lebih baik. Dilansir dari berbagai sumber, setelah berhasil menamatkan pendidikan sarjananya di Universitas Sriwijaya, ia mendapat kesempatan belajar ke Amerika guna meneruskan pendidikan Masternya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini