TNI AD Terima 380 Tabung Oksigen Dari SKK Migas dan Kadin

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 31 Juli 2021 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 337 2448832 tni-ad-terima-380-tabung-oksigen-dari-skk-migas-dan-kadin-FZ9P95TPav.jpg

JAKARTA- TNI Angkatan Darat (TNI AD) menerima penyerahan 380 tabung oksigen dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak & Gas Bumi (SKK Migas) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Serah terima tersebut bertempat di Gedung Tribun E Mabesad pada Jumat (30/7/2021).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Kepala SKK Migas Dwi Sucipto dan Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyaksikan penandatanganan Berita Acara Serah Terima penyerahan 380 tabung oksigen oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko mewakili SKK Migas dan Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (Kapuskesad) Mayjen TNI Budiman, mewakili TNI AD.

BACA JUGA: Tabung Pemadam Kebakaran Dimodifikasi Jadi Oksigen, Begini Modusnya 

Dalam sambutannya Kasad memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya baik kepada pihak SSK Migas maupun Kadin. Kasad mengatakan bahwa tabung oksigen akan segera didistribusikan secepatnya ke seluruh rumah sakit Angkatan Darat yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya penanganan Covid-19.

"Kami akan kawal terus rumah sakit TNI AD untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19," ujar Andika.

BACA JUGA: Cerita Heroik Kopassus di Timor Timur, Bermodal Sebilah Pisau Terjang Medan Perang

Sementara itu Kepala SKK Migas Dwi Sucipto menyampaikan, bahwa bantuan tabung oksigen kepada rumah sakit TNI AD merupakan realisasi komitmen SKK Migas membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 melalui Program Peduli Covid-19.

Senada dengan pernyataan Kepala SKK Migas, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan bahwa Kadin siap membantu pemerintah termasuk TNI AD dalam penanganan Covid-19 melalui Program Perang Melawan Pandemi dengan memperhatikan tiga aspek yang menjadi titik berat yaitu kesehatan, ekonomi dan sosial.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini