Pengakuan Jujur Nyai Sinta Wahid terhadap Sosok Gus Dur

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 31 Juli 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 337 2448696 pengakuan-jujur-nyai-sinta-wahid-terhadap-sosok-gus-dur-dwFsl241nk.jpg Nyai Sinta Wahid/tengah (foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menikahi istri tercinta, Hj Sinta Nuriyah saat sedang menempuh pendidikan di Mesir, alhasil pada Kamis, 11 Juli 1968 atau 16 Rabiul Akhir 1388, pernikahan dilakukan dari jarak jauh.

Gus Dur sedang menempuh pendidikan di Mesir, sementara Sinta Nuriyah berada di Jombang. Keduanya pun melakukan long distance married alias LDM. Namun, Ibu dari empat putri; Alissa Qotrunnada, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny), Anita Hayatunnufus dan Inayah Wulandari itu berkata jujur saat diwawancarai di salah satu program televisi swasta pada 31 Desember 2009. Wawancara itu pun dilakukan tepat di depan Gus Dur.

"Ibu Sinta, apa sifat-sifat Gus Dur yang paling menyenangkan buat Anda?" tanya wartawan senior itu, seperti dilansir dari nu.or.id.

Baca juga:  Kisah Gus Dur dan Mbah Moen Ketika Menikahkan Anaknya

Perempuan yang masuk dalam jajaran 11 wanita perpengaruh di dunia versi New York Times itu pun tak langsung menjawab. Ia justru terlihat kikuk dan grogi, terlebih di depan puluhan hadirin yang menyaksikan langsung talkshow di studio.

“Kok kayaknya susah, apa nggak ada, ya?” sambungnya, diikuti tawa hadirin.

Baca juga:  Gus Dur Pilih Disebut Bapak Kemanusiaan daripada Tokoh Pluralisme

“Ya, ngurusnya sih gampang. Makan juga apa adanya: apa saja dimakan,” ungkap Pendiri Yayasan Puan Amal Hayati itu, membuka jawaban perlahan.

Ia juga menambahkan, hal yang paling menyenangkannya dari seorang Gus Dur. “Pada setiap kali saya melahirkan anak, setiap malam kan biasanya anak bangun. Nah, setiap kali anak saya bangun, nangis, maka Mas Dur yang pertama kali bangun, kemudian mengganti popoknya yang kena kencing, kemudian mengangkatnya dan menyerahkan kepada saya. Saya tinggal netekin (menyusui) setelah anak saya tidur, kemudian diambil (Gus Dur) lagi, ditaruh di box plastik lagi,” ungkap Nyai Sinta, diikuti tepuk tangan hadirin.

Mendengar jawaban sang istri, Gus Dur yang ada di depannya hanya diam saja, tak memberi komentar balik atas pujian itu. Pembawa acara pun melanjutkan pertanyaan. Kali ini ia ingin mengungkap sifat Gus Dur yang mengesalkan.

“Apa sifat-sifat Gus Dur yang menjengkelkan?” tanya sang pembawa acara.

“Yang menjengkelkan ya kalau urusan kesehatan: susah sekali diaturnya" jawab Nyai Sinta.

“Sampai sekarang?” kejar pembawa acara itu.

“Ya sampai sekarang,” jawabnya enteng, diikuti ledakan tawa hadirin. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini