Jokowi Ingin Pengusaha Cilik Tahan Banting di Tengah Pandemi

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 30 Juli 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 337 2448457 pengusaha-cilik-tahan-banting-di-tengah-pandemi-ao5g7EopMo.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada para pengusaha 'cilik' di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 30 Juli 2021. Uang dengan besaran Rp1,2 juta per orang tersebut diberikan sebagai bantuan untuk mendorong ekonomi pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19. 

"Tahun 2021 yang akan dibagikan untuk Banpres Produktif ini adalah Rp15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil. Jadi bukan hanya Bapak, Ibu semuanya, enggak. Ada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di seluruh Tanah Air dan mulai dibagikan pada hari ini. Kita berharap ini bisa membantu mendorong ekonomi kita semuanya," ujar Jokowi dikutip dari rilis Biro Pers Setpres, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Jokowi: WHO Belum Bisa Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir

Jumlah tersebut terdiri atas dua tahap di mana pemerintah telah menyalurkan BPUM tahap I sebesar Rp11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro. Adapun penyaluran BPUM tahap II akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro pada bulan Juli hingga sebelum bulan September 2021, dengan total anggaran sebesar Rp3,6 triliun. 

Sementara itu, dalam arahannya, Jokowi berpesan agar pelaku usaha mikro atau pengusaha cilik harus tetap bertahan di tengah pandemi seperti ini. Bahkan, Kepala Negara ingin mereka tahan banting. Menurut dia pandemi ini telah mengguncang perekonomian nasional dan global. Pengusaha besar, sedang, hingga kecil, turut merasakan dampaknya.

Baca Juga: Jokowi Sebut Covid-19 Varian Delta Mengguncang Ekonomi Global Termasuk Indonesia

"Bapak ibu semuanya harus bekerja lebih keras lagi, tahan banting. Keadaan ini kita, saya ngomong apa adanya bukan menakut-nakuti tapi kasus virus corona ini akan selesai kapan? WHO pun juga belum bisa memprediksi sehingga sekali lagi kita selalu yang kita jalankan adalah sisi kesehatannya bisa kita tangani tapi sisi ekonominya juga pelan-pelan harus dijalankan," pungkas Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini