Gempa M8,1 di Alaska Akibat Pergerakan Lempeng Zona Megathrust

Antara, · Kamis 29 Juli 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 337 2448047 gempa-m8-1-di-alaska-akibat-pergerakan-lempeng-zona-megathrust-HeQomPihAx.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Alaska, Amerika Serikat (AS) diguncang gempa bumi dengan Magnitudo 8,1 pada Kamis pukul 13.15 WIB. Di Alaska sendiri, sirine perintah evakuasi sempat dibunyikan karena ada potensi tsunami.

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi di wilayah Alaska pada hari ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di zona megathrust Alaskan-Aleutian.

Baca Juga:  Gempa M8,1 di Alaska, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Subduksi Alaskan-Aleutian terkenal aktif secara seismik dengan laju pergerakan Lempeng Pasifik ke arah barat 57-61 mm per tahun. Sistem subduksi lempeng ini merupakan generator gempa kuat di wilayah Semenanjung Alaska, yang sudah beberapa kali memicu gempa dahsyat dan tsunami.

Gempa besar pemicu tsunami yang terjadi di wilayah Alaska dan bersumber dari zona subduksi Aleutian di antaranya terjadi pada 1938 (Magnitudo 8,3), tahun 1946 (Magnitudo 8,1), tahun 1956 (Magnitudo 8,6), tahun 1965 (Magnitudo 8,7), tahun 1964 (Magnitudo 9,2), dan tahun 1986 (Magnitudo 8,0).

Setelah gempa dengan Magnitudo 8,1 yang terjadi di wilayah Alaska pada Kamis pukul 13.15 WIB hingga hingga pukul 16.00 WIB telah terjadi lebih dari 25 kali aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo kurang dari 6,0.

"Di Alaska, beberapa sirine perintah evakuasi sempat dibunyikan. Namun, karena hasil monitoring muka laut hanya mencatat tsunami kecil yang tidak akan berdampak selanjutnya peringatan dini tsunami diakhiri," kata Daryono di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Gempa M 8,2 Guncang Tenggara Alaska, Peringatan Tsunami Diumumkan

Pasific Tsunami Warning Center (PTWC) menyampaikan informasi bahwa gempa di Alaska berpotensi menimbulkan tsunami kecil kurang dari 0,3 meter di wilayah Indonesia.

Menurut BMKG, berdasarkan hasil pemodelan, tsunami dengan tinggi tidak signifikan, kurang dari lima cm, akan tiba di wilayah Indonesia, tepatnya di utara Papua, pada 30 Juli 2021 pukul 00.10 WIB.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini