Gandeng Tokoh Agama, Mahfud MD Ingin Pandemi Covid-19 Dihadapi dengan Tenang

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 29 Juli 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 337 2447946 hadapi-pandemi-covid-19-mahfud-md-dengarkan-aspirasi-tokoh-agama-DxvgNpbkEz.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menggelar pertemuan virtual dengan Perwakilan Umat Budha Indonesia WALUBI, PHDI dan Majelis Agama Konghucu Indonesia, Kamis (29/7/2021).

"Ini merupakan bagian dari komunikasi pemerintah dengan tokoh agama. Fokusnya kita mengajak peran serta masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam penanganan Covid-19," ujar Mahfud MD.

Dalam perbincangan tersebut, sejumlah narasumber perwakilan dari umat Budha menyebutkan ada sejumlah persoalan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mulai dari stok vaksin Covid-19 yang terbatas, ekonomi masyarakat kecil yang melemah, belum disiplin menggunakan masker, hingga komersialisasi kreasi jenazah dari yang biasanya Rp6 juta menjadi Rp80 juta.

Baca juga: Mahfud: Harta dan Jabatan Tak Berguna saat Pandemi, Masuk RS Harus Antre

Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, Mahfud MD menekankan pentingnya membangun kesadaran umat untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan penanggulangan Covid-19.

"Tracing dan Vaksinasi harus didatangi secara door to door datang ke RT-RT. TNI dan Polri perlu lebih merata masuk ke desa-desa dalam memberikan vaksinasi Covid-19," tambah Mahfud MD.

Baca juga: Mahfud MD Sampaikan Kabar Duka, Dosen Fisipol UGM Bambang Purwoko Wafat

Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini selain menjaga Prokes dan mempercepat vaksinasi, dirinya meyakini pandemi harus dihadapi dengan tenang dan tidak panik.

"Kerja sama antar tokoh kita galang, perlu ada dirijen hubungan kerja sama lintas organisasi keagamaan ini," tandas Mahfud MD.

Sementara itu, Ketua Walubi Hartati Murdaya menyebutkan perlu kekompakan dan persatuan serta keseimbangan dalam menghadapi pandemi Covid-19 agar bisa segera lekas tertangani dan segera berlalu.

"Bagaimana pemerintah bisa menangani pandemi, kalau semua pihak belum bersatu. Kasus Covid-19 belum terkendali dari 20 ribu - 50 ribu. Kematian per hari bahkan ada yang mencapai 2 ribu," ujar Hartati Murdaya.

Baca juga: Tekan Covid-19 di Bangkalan, Mahfud Ingatkan Pentingnya Peran Ulama untuk Sosialisasi

Ia menyebutkan perlu kekompakan antar semua pihak untuk bisa menangani pandemi Covid-19 sama seperti negara lainnya yang tidak berlama-lama dalam pandemi.

"Indonesia bisa memanfaatkan amal dan upaya untuk membantu sesama yang diajarkan dalam setiap agama. Kalau semua menaati anjuran pemerintah pasti kasus Covid-19 ini bisa turun. Penurunan lebih di reinforce agar bisa mengendalikan Covid-19 seperti negara lainnya. India, Italy, Amerika bisa turun angka kasusnya," kata Hartati Murdaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini