Waspada! Beredar Penipuan Satgas Pungli Catut Nama KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 29 Juli 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 337 2447852 waspada-beredar-penipuan-satgas-pungli-catut-nama-kpk-z6yRwMAIM6.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi adanya penipuan yang mencatut nama lembaga antirasuah di daerah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Berdasarkan informasi yang diterima, para terduga penipu itu mengatasnamakan sebagai Satgas Pungli Lembaga Aliansi Indonesia dan mengklaim berafiliasi dengan KPK.

"Komisi Pemberantasan Korupsi menerima informasi tentang adanya pihak yang mengaku berafiliasi dan bekerja sama dengan KPK dengan mengatasnamakan Satgas Pungli dari Lembaga Aliansi Indonesia," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (29/7/2021).

"Salah satu informasi yang kami terima, pihak tersebut melakukan aksinya di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Serta tidak menutup kemungkinan aksi serupa juga bisa terjadi di daerah lain," imbuhnya.

Baca Juga:  Ditipu dengan Modus Bansos, Nenek 85 Tahun Kehilangan Perhiasan dan Uang Rp5 Juta

Atas dasar itu, Ali meminta agar masyarakat agar lebih waspada terhadap apapun modus penipuan. Terlebih, terhadap modus penipuan yang mencatut nama lembaga KPK. KPK memastikan bahwa tidak pernah memungut atau meminta uang kepada siapapun dan dalam bentuk apapun.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan pihak yang mengaku bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan mencantumkan logo KPK pada atribut atau produknya," terangnya.

"Banyak juga lembaga yang memiliki nama mirip dengan KPK, kami pastikan lembaga tersebut tidak memiliki hubungan kerjasama dengan KPK RI," sambungnya.

Baca Juga:  Viral Video Penggerebekan Penjual Tabung Oksigen Palsu, Warganet Meradang

Ali berharap ada peran dari masyarakat bila melihat ataupun mengalami aksi penipuan yang mencatut nama KPK. Masyarakat diminta untuk melapor langsung ke KPK ataupun aparat penegak hukum setempat.

"KPK mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan bila mendapatkan informasi sejenis, dapat mengkonfirmasi melalui call center 198 atau e-mail [email protected] dan [email protected]," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini