Presiden Jokowi Ungkap RI Rawan Bencana Alam, dari Gempa Bumi hingga La Nina

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 29 Juli 2021 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 337 2447805 presiden-jokowi-ungkap-ri-rawan-bencana-alam-dari-gempa-bumi-hingga-la-nina-Zagr8ptdcz.jpg Ilustrasi gempa. (Foto: Reuters)

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahannya untuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Arahan ini diberikan Presiden seiring terjadinya peningkatan frekuensi bencana geo-hidrometeorologi setiap tahunnya.

Bahkan Indonesia mengalami multibencana dalam waktu bersamaan. Jokowi mencontohkan, peristiwa gempa bumi pada kurun waktu 2008-2016 rata-rata lima sampai enam ribu kali dalam setahun. Lalu pada 2017 meningkat jadi 7.169 kali. Kemudian pada 2019 jumlahnya meningkat signifikan menjadi lebih dari 11.500 kali.

"Cuaca ekstrem dan siklon tropis juga meningkat frekuensinya, durasi dan intensitasnya," tutur dia saat membuka Rakorbangnas BMKG 2021 secara virtual, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi: BMKG Harus Sampaikan Info Gempa hingga Tsunami Lebih Cepat!


Baca juga: Mensos Ungkap Pungli Bansos, DPR: Berikan Langsung ke Rumah Warga

Jokowi menambahkan, periode ulang terjadinya El Nino atau La Nina pada 1981-2020 cenderung semakin cepat dua sampai dengan tiga tahunan, dibandingkan periode 1950-1980 yang berkisar lima sampai dengan tujuh tahunan.

"Dengan tantangan yang semakin meningkat maka kita harus meningkatkan ketangguhan kita dalam menghadapi bencana. Menguatkan manajemen penanganan bencana dan meningkatkan kemampuan untuk mengantisipasi dan memitigasi bencana untuk mengurangi risiko korban jiwa, kerusakan dan kerugian harta benda," jelas Kepala Negara.

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini