Mensos Ungkap Pungli Bansos, DPR: Berikan Langsung ke Rumah Warga

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 29 Juli 2021 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 337 2447791 mensos-ungkap-pungli-bansos-dpr-berikan-langsung-ke-rumah-warga-ecxalIm0r7.jpg Ilustrasi.(Foto:Dok SINDO)

JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini, menemukan pungli bantuan sosial (bansos) dengan berbagai modus disejumlah wilayah yang ia datangi saat melaksanakan kunjungan atau sidak.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, TB Ace Hasan Syadzily menegaskan, agar sebaiknya pemberian bantuan sosial baik berupa sembako maupun uang tunai agar langsung diterima ke penerima tanpa melalui perantara.

Pasalnya keberadaan 'perantara' ini membuat dana bansos yang diterima ataupun sembako yang diberikan tidak sesuai dengan nominal ataupun nilai yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Keluhan Warga Tak Dapat Bansos, Didata Saja Enggak Pernah

"Yang perlu dibenahi adalah mekanisme penyalurannya agar langsung diterima warga. Jika proses penerima bantuan sosial dikumpulkan melalui kantor Desa atau dikolektifkan oleh aparat di tingkat bawah, maka potensi 'pemotongannya' sangatlah rawan," ujar Ace Hasan Syadzily, Kamis (29/7/2021) ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Ia menjelaskan masih banyak penyaluran bansos sembako yang diberikan melalui perangkat desa atau dusun, maupun RT/RW yang rentan unsur KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

"Saya masih menemukan praktek penyaluran BST dikumpulkan di kantor desa atau kelurahan, tidak diantar langsung ke rumah warga," ungkap Ace Hasan Syadzily.

Pemerintah juga diminta untuk gencar memberikan sosialisasi kepada penerima bansos baik melalui media sosial dan maupun pengumuman yang mudah dilihat banyak orang perihal berapa besar bansos yang akan diberikan dan larangan pemotongan dana bansos maupun sembako dengan alasan apapun.

"Selain itu, perlu ada sosialisasi kepada warga penerima bantuan sosial bahwa uang tersebut merupakan hak mereka. Tidak ada potong memotong oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan aparat untuk kepentingan apapun," tandas Ace Hasan Syadzily.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini