Polisi Diskresi Barbuk Obat Terapi Covid-19 dan Oksigen untuk Kembali Diperjualbelikan

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 28 Juli 2021 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 337 2447424 polisi-diskresi-barbuk-obat-terapi-covid-19-dan-oksigen-untuk-kembali-diperjualbelikan-fh3crizMKs.jpg tabung oksigen (Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan bakal melakukan diskresi terkait barang bukti (barbuk) berupa obat terapi Covid-19 dan oksigen yang didapatkan dalam pengungkapan 33 kasus tindak pidana.

Dir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika mengungkapkan, diskresi tersebut berupa pengembalian sejumlah barang bukti untuk kembali diperjualbelikan ke masyarakat. Hal itu sebagai upaya antisipasi kelangkaan obat dan oksigen.

"Terhadap barang bukti ini kamu juga harus bisa beri kemanfaatan hukum, kemanfaatan bagi masyarakat bahwa situasinya masih terjadi kelangkaan obat di pasaran. Sehingga kami akan lakukan diskresi kepolisian berupa penyisihan barbuk. Barbuk itu akan kami serahkan kembali ke masyarakat untuk bisa dijual edarkan kembali," kata Helmy dalam jumpa pers virtual di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (28/7/2021).

Dalam pengungkapan 33 perkara dengan 37 tersangka itu, Polri dan Polda jajaran menyita sejumlah barang bukti di antaranya 365.876 butir tablet obat berbagai jenis, 62 vial obat terapi, dan 48 tabung oksigen.

Helmy menekankan, pengungkapkan tindak pidana terkait penjualan obat terapi virus corona dan oksigen akan terus dilakukan aparat kepolisian.

Pasalnya, kata Helmy, aparat akan melakukan pengawasan mulai dari pembuatan, penyaluran, hingga penjualan kepada masyarakat. Sebab itu, oknum distributor atau penjual yang "bermain" akan ditindak tegas.

Baca Juga : 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh Hari Ini, Terbanyak di DKI Jakarta

"Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, akan kami kembangkan terus. Kami akan bekerjasama dengan Kemenkes, BPOM, bea cukai, termasuk juga rekan lain baik dari pengusaha besar farmasi kemudian asosiasi yang intinya kami dukung kebijakan pemerintah bisa tercapai dengan baik," tutur Helmy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini