Ma'ruf Amin: Ulama Jaga Umat dari Pengaruh Pihak yang Gunakan Isu Covid-19

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 27 Juli 2021 01:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 337 2446431 ma-ruf-amin-ulama-jaga-umat-dari-pengaruh-pihak-yang-gunakan-isu-covid-19-x3rHUKxB7U.jpg Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin meminta seluruh tokoh agama untuk melindungi umat masing-masing dari pengaruh pihak-pihak yang ingin menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintah di masa pandemi Covid-19.

"Apalagi banyak cobaan dan fitnah tentang Covid-19 yang merupakan ujian. Dunia ini adalah tempat kita diuji dan dicobai. Tidak mungkin kita menghindari ujian dan cobaan. Jadi jangan heran dengan berbagai kesulitan yang ada," ujar Ma'ruf Amin, Senin (26/7/2021) malam.

Dalam sambutannya di Khataman Shalawat Nariyah dan Doa untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah yang ditayangkan akun YouTube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama, Ma'ruf Amin meminta para ulama untuk mengajak masyarakat bersabar dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Perjalanan hidup manusia dalam dunia ini. Antar manusia terjadi berbagai konflik, benturan, isu, bully. Kuncinya apakah kita semua bisa bersabar. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, kita mendapatkan guncangan banjir informasi. Ada yang benar ada yang tidak benar. Sehingga terjadi kesamaran. Sulit dibedakan," kata Ma'ruf Amin.

Ia meminta umat untuk dapat mempelajari kemampuan untuk menghindari hal-hal bohong yang mudah ditemui selama pandemi Covid-19.

"Musibah itu merupakan cobaan. Bersyukur itu tidak mudah. Orang beriman harus bagaimana dia bersikap saat mengalami musibah.NHarus bisa mengendalikan diri. Jadi kita perlu tetap ikhtiar, berdoa, dan bergerak. Menanggulangi Covid-19 merupakan tanggung jawab kebangsaan," lanjut Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin juga meminta kaum ulama dan tokoh agama untuk waspada terhadap pihak-pihak yang menggunakan isu Covid-19 dan ekonomi untuk mendiskreditkan pemerintah.

"Keselamatan negara jauh lebih penting dan utama dari orang-orang yang mengeksploitasi wabah pandemi Covid-19 dan kesulitan ekonomi dijadikan alat untuk membangun distrust terhadap pemerintah.Isu Covid-19, isu ekonomi yang merupakan musibah dan cobaan dijadikan alat untuk menimbulkan fitnah dan kegaduhan. Saat inilah bagian dari kita para ulama untuk berperan dalam menjaga kemanusiaan," tandas Ma'ruf Amin.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini