Luhut Ajak Semua Pihak Rapatkan Barisan untuk Atasi Varian Delta

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 25 Juli 2021 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 337 2445819 luhut-ajak-semua-pihak-rapatkan-barisan-untuk-atasi-varian-delta-4Om96T2k5v.jpg Menko Marinves Luhut Pandjaitan (Dok Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengajak semua masyarakat agar menaati protokol kesehatan yang ketat terutama untuk mengatasi virus corona (Covid-19) varian Delta.

Luhut mengatakan, penanganan pandemi Covid-19 merupakan tanggung jawab semua pihak. Dengan penanganan Covid-19 berjalan baik, ekonomi juga akan kembali berjalan.

“Ini adalah tanggung jawab kita semua dan penanganan varian Delta ini bisa dapat ditangani dengan baik dan ekonomi rakyat kecil bisa berjalan, itu berpulang kepada kita semua,” ucap Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (25/7/2021).

“Saya berharap teman-teman sebangsa se-Tanah Air, ayo kita rapatkan barisan untuk kita bersama-sama mengatasi varian Delta ini. Kita satu, kita kan bisa,” ucap Luhut.

Oleh karena itu, Luhut menegaskan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), testing dan tracing akan ditingkatkan secara masif. “Kegiatan testing dan tracing akan ditingkatkan secara masif. Akan dimulai pada 7 wilayah aglomerasi di Jawa dan Provinsi Bali,” katanya.

“Kegiatan tracing ini akan dikoordinir oleh TNI bersama dengan Polri, dan puskesmas-puskesmas di masing-masing wilayah. Untuk testing tetap dilakukan tenaga kesehatan,” ucap Luhut.

Bahkan, Luhut memastikan persiapan sudah baik dan pemerintah juga diberikan asistensi dari ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia juga Universitas Gadjah Mada.

Baca Juga : Luhut: 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali Terapkan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

“Tadi kami sudah merampungkan meeting kami yang sudah kami siapkan selama 5 hari. Dan saya kira Panglima TNI sudah sampai kepada persiapan yang sangat baik. Kami diberikan asistensi juga dari ahli-ahli epidemiologi baik itu dari Universitas Indonesia maupun dari Universitas Gadjah Mada,” tutur Luhut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini