Menag Terbitkan Aturan Prokes dan Kegiatan Keagamaan saat PPKM, Berikut Isinya

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 24 Juli 2021 23:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 337 2445515 menag-terbitkan-aturan-prokes-dan-kegiatan-keagamaan-saat-ppkm-berikut-isinya-XPEpffNSPR.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Ist)

b) Khatib/penceramah/pendeta/ pastur/pandita/pedanda/rohaniwan menyampaikan khutbah dengan durasi paling lama 15 (lima belas) menit; dan

c) Khatib/penceramah/pendeta/ pastur/pandita/pedanda/rohaniwan mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan

B. Jamaah:

1) Menggunakan masker dengan baik dan benar;

2) Menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan menggunakan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer;

3) Menjaga jarak dengan jemaah lain paling dekat 1 (satu) meter;

4) Dalam kondisi sehat (suhu badan di bawah 37 derajat celcius);

5) Tidak sedang menjalani isolasi mandiri;

6) Membawa perlengkapan peribadatan/keagamaan masing-masing (sajadah, mukena, dan sebagainya);

7) Menghindari kontak fisik atau bersalaman;

8) Tidak baru kembali dari perjalanan di luar daerah; dan

9) Yang berusia 60 (enam puluh) tahun ke atas dan ibu hamil/menyusui disarankan untuk beribadah di rumah.

Edaran ini, lanjut Menag, ditujukan bagi 12 pihak, yaitu: Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pusat, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah/Satuan Pendidikan Keagamaan, Kepala KUA Kecamatan, Penghulu dan Penyuiuh Agama, ASN Kemenag, Pimpinan Ormas Keagamaan, Pengurus dan Pengelola Tempat Ibadah, dan Umat Beragama di seluruh Indonesia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini