Said Aqil Sebut Ada Kiai Tak Percaya Vaksin Covid-19

Felldy Utama, iNews · Sabtu 24 Juli 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 337 2445196 said-aqil-sebut-ada-kiai-tak-percaya-vaksin-covid-19-NX19utwluu.jpg Ketum PBNU Said Aqil Siradj (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyebut masih ada kalangan kiai yang tidak percaya dengan program vaksinasi Covid-19. Pihaknya pun meminta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk turut menyadarkan para kiai yang masih berpikiran seperti itu.

Hal tersebut dikatakannya dalam acara harlah PKB ke-23 yang digelar secara daring.

"Kiai lho ya, beberapa kiai yang masih tidak percaya dengan adanya Covid-19. Masih tidak percaya dengan vaksin, suuzan bahwa vaksin itu merupakan pembantaian massal," kata Said dalam sambutannya, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga:  Kasus Surat PCR Palsu di Bandara Halim, Oknum Pegawai Maskapai Diduga Terlibat

Selama masa pandemi, dia mengaku sudah berupaya untuk menyadarkan warga Nahdlatul Ulama, termasuk kiai akan fakta serta bahaya Covid-19. Namun, masih ada beberapa dari mereka yang sampai saat ini belum menyadari bahaya tersebut.

"Itu masih ada beberapa kiai, ya bukan kiai kecil lagi, bukan kiai yang imam Musala, bukan, yang masih nggak percaya Covid-19, masih suudan dengan kebijakan vaksinasi, tolong PKB juga harus sama-sama menyadarkan mereka ini," ujarnya.

Baca Juga:  Praktik Surat PCR Palsu Terbongkar di Halim Perdanakusuma, 5 Orang Ditangkap Polisi

Said mengatakan, pemikiran beberapa kiai yang tidak percaya Covid-19 dan berpandangan buruk akan vaksinasi memang segera perlu disadarkan. Jika tidak, kata dia, akan berdampak buruk dan berakibat sangat parah.

"Ada orang nanti memahami bahwa NU tidak nasional, atau malah lebih umum lagi nanti Islam tidak rasional, Islam bertentangan dengan ilmu pengetahuan, Islam tidak realistis, NU tidak realistis, NU berpikir sangat kuno, dan tidak sesuai dengan tuntutan zaman, seperti itu nanti bahayanya," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini