Share

BPBD Serdang Begadai Lakukan Pendataan Wilayah Terdampak Angin Kencang

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 23 Juli 2021 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 337 2444749 bpbd-serdang-begadai-lakukan-pendataan-wilayah-terdampak-angin-kencang-XrFSBZp0CB.jpg Angin kencang robohkan rumah di Serdang Bedagai (Foto: BNPB)

JAKARTA – Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Fenomena cuaca ini berlangsung pada Kamis 22 Juli 2021 siang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai melakukan pendataan korban bencana ini. Kemudian melaporkan masyarakat di lima kecamatan merasakan angin kencang tersebut.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa data sementara yang dihimpun BPBD mencatat 53 KK terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Sedangkan kerugian material, sebanyak 53 unit rumah dan 3 fasilitas umum terdampak. BPBD setempat masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan infrastruktur di lapangan," kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Kapahiang, 2 Warga Meninggal Dunia

Lima kecamatan terdampak angin kencang yaitu Kecamatan Tebing Tinggi, Sipispis, Serbajadi, Dolok Masihul dan Pegajahan.

Merespons kejadian ini, BPBD Serdang Bedagai dan instansi terkait segera mendirikan pos komando (posko) untuk melakukan upaya penanganan darurat yang terpadu dan terkoordinasi. Di samping itu, otoritas penanggulangan bencana setempat sedang mempersiapkan surat keputusan kepala daerah untuk penetapan status darurat bencana.

Baca juga: Angin Kencang Terjang Bangka Selatan, Pantai Kelisut Porak Poranda

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan peringatan dini cuaca Sumatera Utara dengan potensi hujan yang dapat disertai angin kencang. Sedangkan pantauan pada hari ini (23/7), wilayah Sumatera Utara tidak berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi yang berpotensi terjadi.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Dilihat dari analisis inaRISK, Kabupaten Serdang Bedagai termasuk wilayah dengan potensi bahaya cuaca ekstrem sedang hingga tinggi. Tak hanya itu, kabupaten dengan jumlah populasi 614.618 jiwa ini juga berpotensi terhadap potensi banjir dan tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 17 kecamatan berada pada potensi bahaya banjir, sedangkan 6 berpotensi tanah longsor.

Sementara itu, wilayah-wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada hari ini (23/7) antara lain Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, banteng, Jawa Barat, DKI Jakarta, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Baca juga: Deretan Wilayah Indonesia yang Pernah Diterjang Tsunami

Masyarakat Indonesia diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, khususnya bahaya angin kencang maupun angin puting beliung. Fenomena cuaca ini dapat terjadi saat hujan berlangsung maupun saat pergantian musim. Warga dapat mengakses informasi potensi bahaya pada media informasi dari institusi pemerintah, seperti inaRISK atau pun infoBMKG.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini