Cuitan "Muazin" Jokowi Jadi Viral, MUI Bilang Itu soal Sebutan

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 23 Juli 2021 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 337 2444732 cuitan-muazin-jokowi-jadi-viral-mui-bilang-itu-soal-sebutan-B8IpeU2KyU.jpg Jokowi Sholat Idul Adha di Istana Bogor (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Terkait viralnya cuitan Presiden Jokowi melalui akun twitternya yang menyebut anggota Paspampres sebagai Muazin dalam menjalankan Salat Idul Adha di Istana Bogor, pada Selasa 20 Juli 2021.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni'am istilah Muazin dapat diartikan sebagai orang yang menyerukan sehingga dalam penyebutan Presiden Jokowi dapat dimaknai secara luas yakni orang yang mengajak melakukan ibadah termasuk ibadah wajib maupun Sunnah.

"Muazin itu dari bahasa Arab, isim fail dari 'fiil adzdzana yuadzdzinu' artinya orang yang menyeru. Dalam konteks ibadah, muazin dipahami orang yang menyeru dan mengajak melakukan ibadah," ujar Ni'am kepada MPI, Jumat,(23/07/2021).

Terkait penyebutan Muazin oleh Presiden Jokowi dalam konteks salat id lanjutnya tidak ada masalah karena sebutan tersebut bukan hanya berarti sebagai Bilal melainkan arti luas dari orang yang menyeru.

"Itu soal sebutan. Orang yang azan, dalam tradisi kita, biasa juga disebut sebagai Bilal. Padahal, Bilal itu adalah nama orang yang biasa melakukan seruan. Dan itu tidak jadi masalah," tambahnya.

Baca Juga : Profil Singkat Rektor IIQ Huzaemah Tahido Yanggo

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini